Jumat, 3 April 2026

Berita Viral

Usai Insiden Kematian Anggota Satpol PP, Ibu Kandung ODGJ di Kebumen Ungkap Kondisi sang Anak

Di balik duka mendalam atas gugurnya anggota Satpol PP Kebumen, Mochamad Faik, terselip kisah pilu dari pihak keluarga yang terlibat.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Usai Insiden Kematian Anggota Satpol PP, Ibu Kandung ODGJ di Kebumen Ungkap Kondisi sang Anak
TRIBUN JATENG
SATPOL PP MENINGGAL: Pemberangkatan jenazah, Mochamad Faik anggota Satpol PP Kebumen yang meninggal dunia saat hendak evakuasi ODGJ di rumah duka wilayah Jalan Pemuda Gang Pundak Keposan Kelurahan/Kecamatan Kebumen, Selasa (3/2/2026). 

Mursiyah menyadari sepenuhnya bahwa kondisi kejiwaan anaknya telah memutus kemampuan sang anak untuk berpikir secara jernih dan normal. Ia berharap masyarakat memahami bahwa tindakan nekat tersebut adalah murni manifestasi dari penyakit jiwa yang diderita anaknya.

“Kami juga nggak mau sampai terjadi seperti ini. Namanya orang sakit, kadang nggak bisa mikir normal,” ucapnya membela diri sekaligus meratapi nasib malang yang menimpa petugas di lapangan.

Kesaksian ini memberikan perspektif baru bahwa sebelum tim gabungan datang untuk melakukan evakuasi pada Senin (2/2/2026), keluarga telah lebih dulu berjuang menghadapi tekanan mental dari perilaku R yang akhirnya berujung pada tragedi sabetan senjata tajam terhadap aparat.

Kronologi Evakuasi Berujung Penyerangan

SATPOL PP - Sosok Mohammad Faik anggota Satpol PP Kebumen yang meninggal dunia saat hendak mengevakuasi ODGJ di wilayah Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen, Senin (2/2/2026).
SATPOL PP - Sosok Mohammad Faik anggota Satpol PP Kebumen yang meninggal dunia saat hendak mengevakuasi ODGJ di wilayah Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen, Senin (2/2/2026). (TRIBUN JATENG)

Insiden tragis itu terjadi di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian. Mochamad Faik, tenaga non-ASN Satpol PP Kebumen, gugur saat mengikuti proses evakuasi ODGJ bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan tenaga kesehatan.

Situasi yang awalnya direncanakan persuasif berubah mencekam saat pelaku, Ruwadi, menolak diamankan ke ambulans.

Ia mendadak menyerang menggunakan senjata tajam berupa sabit, pisau daging, dan linggis. Mochamad Faik terkena sabetan fatal di bagian leher kiri yang mengenai arteri karotis, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RS Jenderal Soedirman.

Di mata keluarga, Faik adalah sosok anak sulung yang sangat berbakti dan dekat dengan ibunya. Ahmad Mubarok, ayah korban, mengenang Faik sebagai pemuda pendiam yang selalu memberi kabar kepada ibundanya setiap kali bertugas.

Tragedi ini terasa kian menyayat hati karena Faik diketahui tengah mempersiapkan pernikahan. Rencananya, ia akan melamar kekasihnya sesaat setelah Lebaran tahun ini. Kini, rencana indah itu kandas, meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan kerja di Satpol PP Kebumen.

 

 (TribunGorontalo.com/Kompas.com/TribunJateng.com)

 

Artikel ini dioptimasi dari Kompas.com dan Tribun Jateng

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved