Gempa Bumi
Gempa Bumi Lagi di Laut Maluku Berlanjut hingga Pagi Ini Jumat 3 April 2026
Aktivitas gempa di kawasan Laut Maluku masih terus berlanjut. Gempa bumi terbaru dengan magnitudo 4,3 kembali terjadi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Rentetan-gempa-masih-terjadi-di-Laut-Maluku.jpg)
Ringkasan Berita:
- Wilayah Laut Maluku masih mengalami aktivitas gempa yang beruntun dalam beberapa hari terakhir.
- Kondisi ini dipengaruhi oleh letaknya yang berada di zona pertemuan lempeng aktif sehingga rawan guncangan.
- Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Aktivitas gempa di kawasan Laut Maluku masih terus berlanjut. Gempa bumi terbaru dengan magnitudo 4,3 kembali terjadi pada Jumat, 3 April 2026, pukul 09.31 WIB atau sekitar lima menit sebelum data dirilis.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa berpusat di laut pada koordinat 0,96 Lintang Utara dan 126,44 Bujur Timur, tepatnya di wilayah Northern Molucca Sea, dengan kedalaman 43 kilometer.
Gempa ini terjadi di kawasan yang sama dengan dua gempa sebelumnya, yakni gempa kuat magnitudo 7,6 pada 2 April 2026 dan gempa susulan magnitudo 5,2 pada pagi harinya. Rentetan ini menunjukkan bahwa aktivitas seismik di wilayah Laut Maluku masih cukup tinggi.
Zona Lempeng Aktif Pemicu Rentetan Gempa
Secara geologis, wilayah Laut Maluku merupakan salah satu zona paling kompleks di Indonesia karena berada di pertemuan Lempeng Eurasia, Pasifik, dan Indo-Australia. Selain itu, terdapat mikro-lempeng Laut Maluku yang aktif bergerak dan memicu terbentuknya banyak patahan di dasar laut.
Kondisi ini menyebabkan gempa bumi kerap terjadi secara beruntun, terutama setelah gempa utama berkekuatan besar.
Magnitudo Lebih Kecil, Kedalaman Lebih Dalam
Gempa M4,3 kali ini memiliki kekuatan lebih kecil dibandingkan dua gempa sebelumnya. Selain itu, kedalamannya mencapai 43 kilometer, yang tergolong menengah.
Secara umum, gempa dengan magnitudo kecil dan kedalaman lebih dalam cenderung tidak menimbulkan dampak signifikan di permukaan. Hingga saat ini, belum ada laporan gempa ini dirasakan secara luas maupun menimbulkan kerusakan.
Imbauan BMKG dan Tips Hadapi Gempa
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, mengingat wilayah ini masih dalam fase penyesuaian pascagempa besar.
Beberapa langkah yang perlu diperhatikan saat terjadi gempa:
Tetap tenang dan tidak panik
Segera menjauh dari bangunan jika guncangan terasa kuat
Lindungi kepala dari benda jatuh
Hindari berada di dekat kaca atau tiang listrik
Pastikan mengikuti informasi resmi dari BMKG
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
Rentetan gempa yang terjadi dalam dua hari terakhir merupakan fenomena yang wajar dalam proses pelepasan energi di zona patahan aktif. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
Pantau terus perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG untuk memastikan kondisi terkini dan langkah antisipasi yang tepat.
| Saksi Ungkap Detik-detik Deice Lahia Meninggal Tertimpa Bangunan Akibat Gempa di Sulut |
|
|---|
| Identitas Warga Manado Meninggal Tertimpa Bangunan Kanopi Koni saat Gempa Bumi |
|
|---|
| BMKG Ungkap Alasan Gorontalo Tak Termasuk Daerah Siaga Tsunami Pascagempa M7,6 di Malut-Sulut |
|
|---|
| Jangan Panik! Gorontalo Tak Masuk Daftar Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa Maluku–Sulut |
|
|---|
| Waspada! Gempa M 7,6 Picu Ancaman Tsunami di Sulut dan Maluku Utara |
|
|---|