Senin, 9 Maret 2026

GEMPA BUMI

Terkini! Gempa Bumi Terjadi Kamis Siang 05 Februari 2025 di Kedalaman 23 Km

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,9 terjadi di wilayah selatan Pulau Jawa, Kamis (5/2/2026) pukul 13.02.58 WIB.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Terkini! Gempa Bumi Terjadi Kamis Siang 05 Februari 2025 di Kedalaman 23 Km
TribunGorontalo.com
GEMPA BUMI -- Pusat gempa diketahui berada di laut dengan kedalaman 23 kilometer. Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,9 terjadi di wilayah selatan Pulau Jawa, Kamis (5/2/2026) pukul 13.02.58 WIB.

Informasi tersebut berdasarkan data pemantauan aktivitas seismik yang mencatat pusat gempa berada pada koordinat 9,36 Lintang Selatan dan 112,81 Bujur Timur.

Pusat gempa diketahui berada di laut dengan kedalaman 23 kilometer. Hingga laporan ini disusun, belum terdapat informasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Gempa dengan kekuatan di bawah magnitudo 4 umumnya termasuk kategori gempa ringan.

Wilayah selatan Pulau Jawa sendiri dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki tingkat aktivitas seismik cukup tinggi.

Hal ini disebabkan oleh posisi geografis kawasan tersebut yang berada di zona pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.

Proses penunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia memicu terbentuknya jalur gempa aktif yang membentang di sepanjang selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.

Selain faktor zona subduksi, keberadaan sejumlah patahan aktif di sekitar wilayah Jawa juga turut memengaruhi potensi terjadinya gempa bumi.

Aktivitas pergerakan lempeng secara terus-menerus membuat wilayah ini rentan mengalami guncangan dengan berbagai variasi kekuatan dan kedalaman.

Secara ilmiah, dampak gempa bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya magnitudo, kedalaman pusat gempa, serta jarak pusat gempa dari wilayah permukiman.

Gempa dengan magnitudo kecil seperti 3,9 biasanya hanya menimbulkan getaran lemah dan jarang memicu kerusakan.

Namun, jika pusat gempa berada pada kedalaman dangkal, getaran berpotensi lebih terasa di permukaan.

Dalam kejadian ini, gempa terjadi pada kedalaman menengah, yakni 23 kilometer, sehingga energi guncangan cenderung meredam sebelum mencapai permukaan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan gempa tidak menimbulkan dampak signifikan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, meskipun peluangnya relatif kecil.

BMKG juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved