Penerimaan Mahasiswa Baru
Panduan SNBP 2026: Pahami Perbedaan Sertifikat Prestasi dan Portofolio
SNBP 2026 resmi dibuka. Pahami perbedaan sertifikat prestasi dan portofolio agar tak keliru saat unggah dokumen pendukung pendaftaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gambar-diambil-dari-website-SNPMB-Rabu-422026.jpg)
Setelah sertifikat diunggah dalam format PDF, PNG, atau JPG, peserta wajib melengkapi kolom deskripsi prestasi secara rinci dan jelas.
Deskripsi sebaiknya memuat informasi spesifik, seperti tingkat lomba, jumlah peserta, serta penyelenggara kegiatan.
Riza menegaskan pentingnya pengisian deskripsi prestasi agar capaian siswa dapat dipahami dengan baik oleh pihak penilai.
“Setelah mengunggah sertifikat, peserta diminta mengisi deskripsi prestasi dengan baik agar pencapaiannya dapat dipahami secara jelas,” jelasnya.
Meski demikian, Riza menekankan bahwa tidak mengisi kolom prestasi bukanlah kesalahan dan tidak berdampak pada kelulusan SNBP.
“Prestasi ini opsional, jadi tidak harus diisi apabila siswa memang tidak memiliki,” tegas Riza.
2. Portofolio
Berbeda dengan sertifikat prestasi, portofolio merupakan dokumen wajib bagi peserta yang memilih program studi di bidang Seni dan/atau Olahraga.
Portofolio digunakan untuk menilai kemampuan, keterampilan, serta performa siswa sesuai bidang studi yang dipilih.
Secara umum, portofolio terdiri atas dua komponen utama, yaitu karya atau penampilan yang dibuat langsung oleh siswa sesuai bidangnya, serta rekam jejak karya atau penampilan tersebut.
Wakil Koordinator Bidang Portofolio SNPMB, Achmad Syarief, mengingatkan peserta agar mencermati ketentuan portofolio yang ditetapkan masing-masing PTN dan program studi.
“Setiap peserta yang mendaftar ke program studi bidang seni dan olahraga wajib memperhatikan ketentuan portofolio yang ditetapkan oleh PTN,” kata Achmad.
Peserta juga diminta memastikan apakah program studi yang dipilih mewajibkan portofolio, serta jenis portofolio yang harus diunggah.
“Peserta harus membuka informasi PTN dan melihat apakah program studi tersebut mewajibkan portofolio atau tidak,” ujarnya.
Ketidaksesuaian portofolio dapat berakibat pada gugurnya peserta dalam tahap administrasi seleksi.
“Mohon diperhatikan dengan cermat kewajiban portofolio, karena hal ini menentukan apakah peserta dapat mengikuti seleksi atau tidak,” jelasnya.