Kamis, 12 Maret 2026

Siswa SD di NTT Meninggal

Tak Mampu Beli Buku Rp 10 Ribu, Siswa SD Diduga Akhiri Hidup, DPR Soroti Sistem Pendidikan

Kasus meninggalnya YBS (10), siswa SD di Ngada, NTT, mengguncang publik. Diduga nekat karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Tak Mampu Beli Buku Rp 10 Ribu, Siswa SD Diduga Akhiri Hidup,  DPR Soroti Sistem Pendidikan
Tribunnews.com/& Canva.com
KASUS SISWA SD DI NGADA – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/10/2024). Meninggalnya YBS (10), siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga mengakhiri hidupnya sendiri, menjadi pukulan keras bagi dunia pendidikan nasional. Hetifah Sjaifudian mengaku sangat terguncang atas peristiwa tersebut dan menilai tragedi di Ngada itu sulit diterima oleh akal sehat maupun nurani kemanusiaan. 

“Kepedulian sosial juga wajib dibangun kuat di sekolah dan masyarakat agar setiap anak yang kesulitan segera dibantu dan tidak pernah merasa sendirian menghadapi kemiskinan,” pungkasnya.

Kronologi Singkat

Seorang siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada ditemukan meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026).

Kepolisian menyampaikan dugaan awal mengarah pada tindakan bunuh diri, meski proses penyelidikan masih terus berjalan.

Aparat telah memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti berupa pesan tertulis yang diduga dibuat oleh korban sebelum kejadian.

Polisi menegaskan bahwa pendalaman kasus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi keluarga serta lingkungan sosial korban.

Seorang anak pergi dalam kesunyian, membawa beban yang seharusnya tak pernah ia pikul sendiri.

Tragedi ini meninggalkan pertanyaan mendasar: sejauh mana negara benar-benar hadir ketika kebutuhan belajar paling sederhana pun belum sepenuhnya terjamin?

*Catatan Redaksi:

Artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang di sekitar mengalami tekanan emosional berat, segera cari bantuan profesional atau layanan kesehatan terdekat. (*)

 

 

 

 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siswa SD Akhiri Hidup Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Hetifah: Menyayat Hati, Tak Bisa Diterima

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 12 Maret 2026 (22 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:07
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved