Gempa Bumi
BMKG Catat Gempa Dirasakan di Kalimantan Barat, Warga Sintang Merasakan Getaran
Gempa bumi magnitudo 3,9 dirasakan warga di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 13.50 WIB.
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Sekadau, Kalimantan Barat, Sabtu siang dengan kedalaman 15 kilometer.
- Getaran dirasakan warga di Sintang dan sekitarnya, namun tidak menimbulkan kerusakan.
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan memantau informasi resmi.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi magnitudo 3,9 dirasakan warga di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 13.50 WIB.
Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui laporan gempa dirasakan.
Berdasarkan data BMKG, gempa berlokasi di koordinat 0,09 Lintang Utara dan 111,76 Bujur Timur, atau sekitar 87 kilometer timur Sekadau, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa ini tergolong gempa dangkal.
Getaran Dirasakan di Wilayah Sekitar
BMKG mencatat gempa tersebut dirasakan di wilayah Sintang dan sekitarnya dengan intensitas II–III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan menyebabkan benda-benda ringan bergoyang.
Baca juga: Kenapa Harga Emas Mahal? Ini 3 Faktor yang Mendorong Kenaikannya, Ternyata Ada yang Borong!
Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan gempa ini dirasakan dan perlu diteruskan kepada masyarakat, namun tidak berpotensi tsunami.
Kalimantan Alami Rangkaian Aktivitas Gempa
Gempa yang terjadi di Sekadau ini menambah daftar aktivitas seismik yang terjadi di wilayah Kalimantan dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, sejumlah gempa berkekuatan kecil hingga menengah juga tercatat mengguncang beberapa wilayah di Kalimantan, meski tidak menimbulkan kerusakan berarti.
Para ahli menjelaskan, meskipun Kalimantan relatif jarang diguncang gempa besar, wilayah ini tetap memiliki sesar-sesar lokal aktif yang sewaktu-waktu dapat memicu gempa dangkal.
Baca juga: Tangis Ibu Iringi Pemakaman Rein Pasau, Prajurit TNI AL Asal Gorontalo Korban Longsor Bandung
Tekanan regional dari pergerakan lempeng di sekitarnya turut memengaruhi aktivitas kegempaan di Pulau Kalimantan.
Dampak Magnitudo dan Kedalaman
Dengan magnitudo 3,9 dan kedalaman 15 kilometer, gempa ini tergolong berdampak ringan, namun karena dangkal, getarannya masih bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitar pusat gempa.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Warga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi.
Beberapa langkah yang disarankan saat terjadi gempa:
- Tetap tenang dan lindungi kepala
- Berlindung di bawah meja atau struktur kokoh
- Menjauhi bangunan retak dan tiang listrik
- Pantau informasi resmi BMKG
- Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi
BMKG menegaskan bahwa informasi gempa ini bersifat sementara dan dapat diperbarui seiring kelengkapan data.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG dan tidak panik.
(*)
| Breaking News: Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Buol Sulteng, Getaran Terasa di Gorontalo |
|
|---|
| 6 Kali Gempa Terjadi di Gorontalo dalam Tiga Hari Terakhir, Terjadi di Pohuwato hingga Bone Bolango |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Terjadi Baru Saja Rabu Siang 11 Februari 2026, Cek Magnitudo |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 3.0 Guncang Halmahera Timur, Cek Informasi BMKG di Sini |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Tenggara Nagan Raya Aceh, Begini Kedalamannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-bumi-magnitudo-39-mengguncang-wilayah-Sekadau.jpg)