Berita Nasional
MBG Tetap Jalan Saat Ramadan, Menu Siswa Muslim Diubah, Ini Bocorannya
Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan penyesuaian menu dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Truk-pengangkut-MBG-dari-SPPG.jpg)
Ringkasan Berita:
- Badan Gizi Nasional menyesuaikan menu Makan Bergizi Gratis selama Ramadan bagi siswa yang berpuasa.
- MBG diberikan dalam bentuk makanan kering seperti kurma, telur, dan susu yang dibawa pulang untuk berbuka.
- Sementara itu, MBG untuk sekolah non-muslim, ibu hamil, balita, dan pesantren tetap berjalan dengan skema normal atau penyesuaian waktu pembagian.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan penyesuaian menu dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan.
Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan, selama Ramadan siswa yang berpuasa tidak akan menerima makanan siap santap seperti hari biasa.
Sebagai gantinya, MBG akan diberikan dalam bentuk makanan kering yang dapat dibawa pulang.
Menurut Dadan, jenis makanan yang disiapkan antara lain kurma, telur rebus atau telur asin, telur pindang, buah, susu, hingga abon.
Baca juga: Terungkap Penyebab BSU Guru Madrasah Belum Cair, Ini Penjelasan Kemenag
Menu tersebut dirancang agar tetap memenuhi unsur gizi meski tidak langsung dikonsumsi di sekolah.
Penyesuaian menu ini diterapkan khusus di sekolah-sekolah yang mayoritas siswanya beragama Islam dan menjalankan puasa.
Pembagian tetap dilakukan pada siang hari saat jam sekolah, namun paket makanan tersebut diperuntukkan sebagai menu berbuka puasa di rumah.
Dadan menjelaskan, kebijakan tersebut tidak diberlakukan secara seragam.
Untuk sekolah dengan mayoritas siswa non-muslim, pelaksanaan MBG tetap berjalan seperti hari biasa dengan makanan siap saji.
Hal yang sama juga berlaku bagi penerima manfaat lainnya, seperti ibu hamil dan balita.
Program MBG untuk kelompok tersebut tetap disalurkan dengan menu normal karena tidak terpengaruh oleh kewajiban puasa.
Selain itu, terdapat skema khusus untuk pelaksanaan MBG di lingkungan pesantren. Karena mayoritas penerima manfaat berada di lokasi yang sama, pendistribusian makanan akan digeser ke sore hari dengan menu siap santap seperti biasanya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis tetap dilaksanakan selama bulan Ramadan.
Pemerintah hanya melakukan penyesuaian teknis agar program tetap berjalan efektif dan sesuai kondisi penerima manfaat.
Zulkifli menjelaskan, bagi siswa Muslim yang berpuasa, MBG diberikan dalam bentuk makanan kering.
Sementara siswa non-muslim tetap menerima makanan siap makan sebagaimana pelaksanaan di luar bulan Ramadan.
Ia juga memastikan bahwa ibu hamil dan balita tetap menjadi sasaran utama program MBG.
Menu yang diberikan kepada kelompok ini tidak mengalami perubahan karena balita tidak menjalankan puasa dan ibu hamil tetap membutuhkan asupan gizi harian.
Selain sekolah umum, MBG di pondok pesantren juga tetap berjalan dengan penyesuaian waktu pembagian. Paket makanan akan dibagikan pada sore hari atau menjelang waktu berbuka puasa.
Lebih lanjut, BGN menegaskan bahwa keberlanjutan MBG selama Ramadan sejalan dengan tujuan utama program, yakni pencegahan stunting.
Oleh karena itu, program ini tidak dihentikan meskipun terdapat hari libur atau perubahan aktivitas belajar selama Ramadan.
Dadan Hindayana menekankan bahwa fokus utama MBG adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kelompok ini dinilai berada pada periode emas pertumbuhan, sehingga asupan gizi harus tetap terjaga untuk mendukung perkembangan otak dan mencegah stunting sejak dini.
(*)
| Pengumuman THR dan BHR Ojol 2026 Ditunda, Pemerintah Jadwalkan Ulang Besok |
|
|---|
| Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bertepatan 13 Ramadan, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| Masuk UIN Tanpa Tes? SPAN-PTKIN 2026 Resmi Diperpanjang, Ini Cara Daftarnya |
|
|---|
| Profil dan Jejak Karier Try Sutrisno, Wapres RI yang Kini Berpulang |
|
|---|
| Petasan Meledak Jelang Magrib: Rumah Rusak 90 Persen, 1 Orang Tewas dan 2 Alami Luka-Luka |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.