Ramadan 2026

Berapa Hari Lagi Puasa Ramadan? Begini Hukum Puasa Sambil Diet Menurut Ulama

Menjelang Ramadan, muncul pertanyaan penting: berapa hari lagi puasa dan bolehkah puasa sambil diet? Simak penjelasan hukumnya menurut fikih.

Editor: Tita Rumondor
iStockPhoto
RAMADAN 2026 - ilustrasi puasa - Menjelang Ramadan, muncul pertanyaan penting: berapa hari lagi puasa dan bolehkah puasa sambil diet? Simak penjelasan hukumnya menurut fikih. 

Jika dorongan ibadah lebih kuat, pahala tetap diperoleh. Jika tujuan duniawi lebih dominan, pahala gugur. Jika keduanya seimbang, maka saling meniadakan.

Pendapat ini banyak dianut ulama Syafi’iyyah. Bahkan Imam al-Ramli menguatkan pandangan al-Ghazali sebagai pendapat yang paling kokoh secara metodologis.

Di sisi lain, Ibnu Hajar al-Haitami mengambil sikap yang lebih longgar. Ia menilai bahwa selama niat ibadah tetap ada, pahala tetap mengalir sesuai kadar niat tersebut, meskipun tujuan duniawi lebih menonjol, selama tidak disertai riya’.

Perbedaan pandangan ini menunjukkan betapa Islam memberi perhatian besar pada dimensi batin manusia, tanpa menafikan realitas kebutuhan duniawi seperti kesehatan.

Puasa, Kesehatan, dan Hikmah Syariat

Manfaat puasa bagi kesehatan bukanlah hal yang bertentangan dengan ajaran Islam. Justru hal tersebut merupakan salah satu hikmah syariat yang dirasakan di dunia.

Ibn Qayyim al-Jauziyyah dalam Zad al-Ma‘ad menyebut puasa sebagai sarana efektif untuk menyeimbangkan tubuh dan mencegah penyakit, apabila dilakukan dengan benar.

Namun Islam menekankan agar manfaat duniawi tersebut tidak menggeser orientasi utama ibadah. Diet boleh menjadi dampak sampingan, tetapi tidak layak dijadikan tujuan utama.

Puasa Ramadhan tetap merupakan ibadah yang dilaksanakan sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah, bukan sekadar metode pengelolaan berat badan.

Menjaga Keikhlasan di Tengah Manfaat Duniawi

Puasa yang disertai niat diet tidak membatalkan ibadah selama niat utamanya sah. Namun kualitas pahala sangat ditentukan oleh dominasi niat dalam hati. Di sinilah pentingnya muhasabah diri.

Ramadhan menjadi momentum untuk meluruskan orientasi hidup. Ketika manfaat kesehatan hadir, ia patut disyukuri sebagai karunia Allah.

Namun niat utama harus tetap tertuju kepada-Nya. Sebab, sebagaimana ditegaskan dalam hadits qudsi, puasa adalah ibadah yang dinisbatkan langsung kepada Allah, dan Dia sendiri yang akan membalasnya.

Berpuasa sambil berharap sehat bukanlah kekeliruan, selama tujuan utamanya adalah ketaatan. Di situlah keindahan Islam tampak: ibadah yang tulus mampu menghadirkan manfaat dunia dan akhirat sekaligus.

Dengan meluruskan niat, puasa tidak hanya menjaga tubuh dari penyakit, tetapi juga menjaga hati agar tidak kehilangan makna.

Pada akhirnya, kualitas puasa tidak diukur dari rasa lapar semata, melainkan dari arah niat yang tersembunyi di dalam hati. (*)

 

 

 

 

 

(Sumber : https://cahaya.kompas.com/aktual/26A28101420890/berapa-hari-lagi-puasa-ini-hukum-puasa-sambil-niat-diet)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved