Kamis, 19 Maret 2026

Berita Viral

Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Es Gabus Kemayoran, Berujung Dugaan Kekerasan Aparat hingga Trauma

Kasus pedagang es gabus Kemayoran berujung dugaan kekerasan aparat. Dari laporan warga hingga hasil lab menyatakan makanan aman, korban alami trauma.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Es Gabus Kemayoran, Berujung Dugaan Kekerasan Aparat hingga Trauma
Kompas.com/Dinda Aulia Ramadhanty
BERITA VIRAL - Suderajat, penjual es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons, di Rawa Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1/2026) - Kronologi lengkap penjual es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons 

Ringkasan Berita:
  • Bermula dari laporan warga soal dugaan es gabus berbahan spons
  • Suderajat mengaku diintimidasi dan dianiaya, video interogasi viral
  • Hasil uji laboratorium menyatakan es gabus aman, korban trauma berjualan

 

RIBUNGORONTALO.COM -- Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa pedagang es gabus keliling di Kemayoran, Jakarta Pusat, Suderajat (49), berawal dari aduan warga mengenai dugaan peredaran makanan berbahaya.

Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi dugaan intimidasi, kekerasan fisik, hingga meninggalkan trauma psikologis yang membuat korban enggan kembali berjualan.

Baca juga: Purbaya Beri Sinyal Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai, Pegawai Terancam Dirombak

Bermula dari Aduan Warga

Perkara ini mencuat setelah seorang warga bernama M. Arief Fadillah (43) melaporkan dugaan penjualan es gabus berbahan spons melalui layanan call center 110 pada Sabtu (24/1/2026).

Dalam laporannya, Suderajat dituding menjajakan berbagai makanan, seperti es kue, es gabus, agar-agar, cokelat meses, serta sisa kue yang diduga mengandung Polyurethane Foam (PU Foam), yakni bahan yang lazim digunakan sebagai busa kasur atau spons pencuci.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket Reskrim Polsek Kemayoran mendatangi lokasi tempat Suderajat berjualan di kawasan Utan Panjang, Kemayoran.

Baca juga: Purbaya Siap “Obrak-Abrik” Pajak dan Bea Cukai, Pejabat Pelabuhan Jadi Sorotan

Dugaan Intimidasi dan Kekerasan di Tempat Berjualan

BERITA VIRAL - Suderajat, penjual es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons, di Rawa Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1/2026) - Kronologi lengkap penjual es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons
BERITA VIRAL - Suderajat, penjual es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons, di Rawa Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa (27/1/2026) - Kronologi lengkap penjual es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons (Kompas.com/Dinda Aulia Ramadhanty)

Suderajat mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi sebelum dibawa ke kantor polisi.

Menurut pengakuannya, insiden bermula ketika seorang aparat membeli es gabus dagangannya dan mencicipinya.

Namun, es tersebut justru diremas, diinjak, lalu dilemparkan ke wajahnya.

“Dia (polisi) beli es kue gabus ke saya. Tapi sama polisi dibejek-bejek dikira es kapas (berbahan spons),” kata Suderajat, Selasa (27/1/2026), dikutip dari TribunJakarta.com.

Ia menuturkan bahwa setelah itu dirinya diinterogasi dengan nada kasar, dipermalukan di hadapan orang banyak, serta mengalami kekerasan fisik oleh sejumlah aparat.

“Saya (diperlakukan) kayak anjing. Kaki disuruh diangkat-angkat. Saya disabet pakai selang air. Ada 10 orang yang menganiaya saya,” ujarnya.

Selain mengalami kekerasan, Suderajat juga mengaku dipaksa mengakui bahwa es gabus yang dijualnya palsu dan terbuat dari bahan spons.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 28 Januari 2026, Masih Bertahan di Rp 2,916 Juta

Video Viral dan Perhatian Publik

Kasus ini menyita perhatian publik setelah video interogasi terhadap Suderajat beredar luas di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @feedgramindo, tampak dua aparat bernama Ikhwan dan Heri menginterogasi Suderajat di lokasi berjualan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:00
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved