Kesehatan
Sering Nyes di Dada? Anak Muda Wajib Waspada Komplikasi Serius Asam Lambung
Rasa ‘nyes’ di dada yang sering dianggap sepele bisa menjadi alarm bahaya. Asam lambung pada anak muda berisiko memicu komplikasi serius hingga fatal.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi syok sepsis, keadaan gawat darurat medis yang sering kali terlambat disadari karena gejalanya samar di tahap awal.
Cegah Sebelum Terlambat, Perbaiki Pola Hidup
Menghadapi risiko tersebut, keluhan mual dan nyeri dada tidak lagi bisa dipandang ringan.
Konsensus Perhimpunan Gastroenterologi Indonesia (PGI) tahun 2024 menegaskan bahwa perubahan gaya hidup merupakan langkah utama dan wajib dilakukan.
Memberi jeda minimal tiga jam antara makan dan berbaring menjadi kunci utama.
Selain itu, posisi tidur miring ke kiri secara anatomis membantu mencegah refluks asam di malam hari.
Waspadai Gejala Serius, Jangan Mengobati Sendiri
Hal penting lainnya adalah menghindari konsumsi obat penetral asam secara berulang tanpa pengawasan dokter.
Jika nyeri dada terasa menekan, menjalar ke lengan, atau disertai keringat dingin, segera cari pertolongan medis.
Perbedaan antara gejala GERD dan serangan jantung kerap sangat tipis.
Kesigapan dalam mengenali tanda bahaya dapat menjadi penentu keselamatan jiwa.
Investasi Kesehatan Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari
Menjaga kesehatan lambung bukan soal suplemen mahal, melainkan disiplin dalam mengatur pola makan, tidur cukup, dan respons cepat terhadap sinyal tubuh.
Langkah kecil hari ini bisa mencegah risiko fatal di kemudian hari. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jangan Remehkan ‘Nyes’ di Dada: Anak Muda Waspada Komplikasi akibat Asam Lambung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Asam-lambung-pada-anak-muda-berisiko-memicu-komplikasi-serius-hingga-fatal.jpg)