Berita Menarik

4 Ribu ASN Bakal Jalani Latihan Militer Program Komcad, Dimulai April 2026

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan akan memulai program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN)

Editor: Wawan Akuba
Grid.id
KOMCAD -- Rencana ASN bakal ikuti komcad atau personel bantuan TNI. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah akan melibatkan sekitar 4.000 ASN dalam pelatihan Komponen Cadangan mulai April 2026 sebagai bagian penguatan pertahanan negara. 
  • Peserta akan menjalani latihan dasar kemiliteran selama dua bulan tanpa mengganggu tugas utama sebagai ASN. 
  • DPR menegaskan program tersebut harus tetap bersifat sukarela dan menjamin perlindungan hak peserta.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan akan memulai program pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) pada April 2026.

Program ini dijadwalkan diikuti sekitar 4.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga sebagai tahap awal penguatan sistem pertahanan negara berbasis sumber daya manusia sipil.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menjelaskan, pelatihan Komcad bagi ASN merupakan bagian dari strategi memperkuat komponen pendukung pertahanan nasional.

Program tersebut dirancang untuk membentuk kesiapsiagaan warga negara, khususnya ASN, dalam menghadapi situasi darurat yang berkaitan dengan pertahanan negara.

Baca juga: Daftar Identitas 13 Penumpang Smart Air Selamat dari Penembakan KKB di Papua Selatan

Menurut Donny, ribuan ASN yang terlibat akan melalui proses seleksi sebelum mengikuti pendidikan dasar kemiliteran selama dua bulan. Pelatihan ini rencananya dimulai pada semester pertama tahun 2026, tepatnya April mendatang.

Ia menyebutkan, pemerintah menargetkan partisipasi ASN secara luas dalam program Komcad di masa depan.

Namun, tahap awal pelaksanaan difokuskan pada jumlah terbatas untuk memastikan kesiapan sistem dan efektivitas pelatihan.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan kembali menjalankan tugas utama sebagai ASN di instansi masing-masing.

Pemerintah memastikan keterlibatan ASN dalam program tersebut tidak akan mengganggu tugas pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab mereka.

Pelatihan Komcad akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi para ASN. Mereka yang sehari-hari bekerja di lingkungan perkantoran akan menjalani disiplin ala militer di barak latihan selama masa pendidikan.

Program tahap awal difokuskan pada ASN kementerian dan lembaga yang bertugas di wilayah Jakarta, khususnya pegawai berusia 18 hingga 35 tahun. Materi pelatihan mencakup Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di bawah pembinaan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Selain pembinaan fisik dan mental, pelatihan juga mencakup penanaman nilai nasionalisme serta keterampilan dasar militer.

Baca juga: 6 Kali Gempa Terjadi di Gorontalo dalam Tiga Hari Terakhir, Terjadi di Pohuwato hingga Bone Bolango

Selama mengikuti pendidikan, ASN tetap menerima gaji dan tunjangan dari instansi asal.

Pemerintah juga menyediakan uang saku serta perlindungan kesehatan melalui Kementerian Pertahanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved