PPPK BGN

99 Ribu Pegawai SPPG MBG Akan Diangkat PPPK BGN 2026, Ini Jadwal dan Kriterianya

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengumumkan rencana besar untuk memperkuat struktur organisasi lewat pengangkatan 99.000 PPPK BGN 2026

|
Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
PPPK BGN - Momen saat Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail meninjau langsung MBG di SDN 5 Limboto dan SPPG Limboto, Kamis (31/7/2025) pagi. BGN akan mengangkat pegawai SPPG MBG menjadi PPPK BGN tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Badan Gizi Nasional berencana mengangkat total 99.000 PPPK pada tahun 2026 untuk memperkuat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
  • BGN akan membuka 32.460 formasi pada seleksi tahap mendatang yang ditujukan bagi masyarakat umum
  • Pengangkatan difokuskan pada tenaga profesional teknis dan administratif

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengumumkan rencana besar untuk memperkuat struktur organisasi lewat pengangkatan 99.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2026. 

Langkah ini diambil guna memastikan keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Fokus utama saat ini adalah persiapan seleksi PPPK tahap 3 dan 4 yang akan segera dibuka untuk memenuhi kuota tenaga profesional di berbagai wilayah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk melakukan seleksi PPPK tahap 3 dan 4, kita akan buka secara umum," ungkap Dadan dalam Breaking News KompasTV seperti dikutip TribunGorontalo.com, Rabu (21/1/2026).

Pada seleksi tahap 3 dan 4 mendatang, BGN berencana membuka sebanyak 32.460 formasi.

Berbeda dengan tahap sebelumnya yang lebih spesifik, rekrutmen kali ini direncanakan akan dibuka secara umum guna menjaring talenta-talenta terbaik yang siap mengabdi dalam program ketahanan gizi nasional.

Sebelumnya, BGN telah bergerak cepat dengan menyelesaikan seleksi tahap 1 yang mengangkat 2.080 personel sebagai ASN terhitung mulai 1 Juli 2025. Tren positif ini berlanjut pada tahap 2 dengan pembukaan 32.000 formasi yang didominasi oleh calon Kepala SPPG dan tenaga ahli lainnya.

Khusus untuk seleksi tahap 2, formasi sebanyak 31.250 dialokasikan bagi Kepala SPPG yang berasal dari lulusan sarjana penggerak pembangunan Indonesia. Sementara itu, sisa 750 kursi disediakan bagi masyarakat umum yang memiliki latar belakang sebagai akuntan dan tenaga gizi profesional.

"Pada tahap 2 kami sudah melakukan seleksi sebanyak 32.000 orang, dimana yang 31.250 itu khusus seluruh Kepala SPPG yang dididik melalui sarjana penggerak pembangunan Indonesia dan kita buka untuk umum 750 yang diisi oleh akuntan sebanyak 375 dan tenaga gizi 375," jelas Dadan.

Terkait jadwal pengangkatan, para peserta yang telah dinyatakan lolos pada tahap sebelumnya kini tengah berada dalam proses pengisian daftar riwayat hidup. 

BGN menargetkan pengusulan nomor induk PPPK segera rampung agar pengangkatan resmi dapat dilakukan mulai 1 Februari 2026.

Baca juga: Gagal Jalani ERACS, Ibu Muda Bongkar Dugaan Kelalaian RS Multazam Gorontalo

Kriteria PPPK BGN 2026

Mengenai kriteria, Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan bahwa pengangkatan PPPK difokuskan pada jabatan inti yang memiliki fungsi teknis dan administratif strategis. 

Jabatan tersebut mencakup posisi Kepala SPPG, ahli gizi, serta akuntan yang akan menjadi motor penggerak operasional di lapangan.

Halaman 1/2
Tags
PPPK BGN
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Februari 2026 (2 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved