Jumat, 6 Maret 2026

Berita Internasional

Gangguan Teknis Usai Lepas Landas, Trump Ganti Pesawat Menuju Davos

Pesawat kepresidenan Amerika Serikat, Air Force One, yang membawa Presiden Donald Trump terpaksa kembali ke pangkalan Joint Base Andrews

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gangguan Teknis Usai Lepas Landas, Trump Ganti Pesawat Menuju Davos
TribunGorontalo.com
INSIDEN - Pesawat Presiden Amerika, Air Force One balik kanan setelah ditemukan adanya kendala kelistrikan. 

Ringkasan Berita:
  • Pesawat Air Force One yang membawa Presiden Donald Trump terpaksa kembali ke Joint Base Andrews, Washington, setelah kru mendeteksi gangguan listrik ringan tak lama usai lepas landas menuju Swiss. 
  • Gedung Putih menegaskan keputusan putar balik diambil murni demi kehati-hatian, meski sempat terjadi pemadaman singkat di kabin pers. 
  • Trump dipastikan tetap melanjutkan perjalanan ke World Economic Forum di Davos dengan menggunakan pesawat pengganti.

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Pesawat kepresidenan Amerika Serikat, Air Force One, yang membawa Presiden Donald Trump terpaksa kembali ke pangkalan Joint Base Andrews dekat Washington, Selasa malam waktu setempat, tak lama setelah lepas landas.

Keputusan tersebut diambil setelah kru pesawat mengidentifikasi adanya “masalah listrik kecil” sesaat setelah pesawat meninggalkan landasan.

Demi keselamatan, penerbangan pun dibatalkan dan pesawat diputuskan untuk berputar balik.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, pesawat kembali ke pangkalan “semata-mata karena kehati-hatian” setelah gangguan terdeteksi ketika Air Force One bertolak menuju Swiss.

“Presiden akan menaiki pesawat lain dan tetap melanjutkan perjalanannya ke World Economic Forum (WEF) di Davos,” kata Leavitt, memastikan agenda Trump tidak terganggu.

Seorang jurnalis yang ikut dalam penerbangan tersebut mengungkapkan, lampu di kabin pers sempat padam sesaat setelah pesawat mengudara, meski tidak ada penjelasan langsung yang diberikan kepada awak media.

Sekitar 30 menit setelah penerbangan berlangsung, para wartawan baru diberi tahu bahwa pesawat akan berbalik arah dan kembali ke Washington.

Insiden keselamatan udara yang melibatkan presiden atau wakil presiden Amerika Serikat memang jarang terjadi, namun bukan hal yang sepenuhnya baru.

Pada 2011, Air Force One yang membawa Presiden Barack Obama kala itu terpaksa membatalkan pendaratan akibat cuaca buruk saat hendak menghadiri sebuah acara di Connecticut.

Sementara pada 2012, pesawat Air Force Two yang mengangkut Wakil Presiden Joe Biden pernah menabrak sekawanan burung di California, meski berhasil mendarat dengan selamat tanpa insiden lanjutan.

Diketahui, dua pesawat yang saat ini digunakan sebagai Air Force One telah beroperasi hampir empat dekade.

Boeing sejatinya tengah mengerjakan pesawat pengganti, namun proyek tersebut mengalami berbagai penundaan.

Pesawat Air Force One sendiri telah mengalami modifikasi besar-besaran dengan fitur ketahanan tingkat tinggi, termasuk pelindung radiasi, teknologi anti-rudal, serta sistem komunikasi canggih yang memungkinkan presiden tetap terhubung dengan militer dan mengeluarkan perintah dari mana pun di dunia.

Menariknya, tahun lalu keluarga penguasa Qatar menghadiahkan Trump sebuah pesawat mewah Boeing 747-8 jumbo jet, yang direncanakan untuk ditambahkan ke armada Air Force One. Langkah tersebut sempat menuai sorotan dan kontroversi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved