Politik Nasional

Rocky Gerung Ungkap Isi Pidato Megawati di HUT PDIP, Singgung Venezuela hingga Lingkungan

Pengamat politik Rocky Gerung mengungkap isi pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Rocky Gerung Ungkap Isi Pidato Megawati di HUT PDIP, Singgung Venezuela hingga Lingkungan
TribunGorontalo.com
RAKERNAS PDIP - Rocky Gerung usai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI-P di Beach International Stadium, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA) 

Ringkasan Berita:
  • Megawati Soekarnoputri tidak menitikberatkan pidato politik dalam negeri saat HUT ke-53 PDI Perjuangan, melainkan menyoroti isu kemanusiaan global, lingkungan, dan solidaritas antarmanusia. 
  • Hal tersebut diungkapkan pengamat politik Rocky Gerung yang hadir dalam acara tersebut. 
  • Dalam pidatonya, Megawati juga mengecam keras serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela yang dinilainya sebagai bentuk neokolonialisme dan pelanggaran kedaulatan negara.

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Pengamat politik Rocky Gerung mengungkap isi pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan yang digelar di Beach City International Stadium sejak Sabtu 10 Januari 2025. 

Menurut Rocky, Megawati tidak menitikberatkan pidatonya pada isu politik dalam negeri.

Sebaliknya, Presiden ke-5 RI itu justru menyoroti persoalan kemanusiaan global, lingkungan hidup, serta hubungan antarnegara.

“Ada hal yang unik tadi. Banyak yang menunggu Ibu Megawati menyampaikan pidato politik, tetapi beliau menganggap ada hal yang lebih penting, yaitu soal kemanusiaan, lingkungan, dan persahabatan,” ujar Rocky.

Ia menjelaskan, Megawati membuka pidato dengan membahas isu politik global, salah satunya terkait Venezuela dan hak setiap negara untuk mempertahankan kedaulatannya.

Baca juga: Bukan Soal Kekuasaan, Ini yang Dipuji Rocky dari Pidato Megawati di Rakernas PDIP

“Beliau bicara soal Venezuela, soal hak mempertahankan kemerdekaan, serta larangan negara adikuasa mencaplok atau mengintervensi negara berdaulat,” katanya.

Rocky menilai pernyataan Megawati tersebut mengingatkan kembali prinsip dasar politik luar negeri Indonesia, yakni menghormati kedaulatan negara lain dan menjunjung persahabatan antarbangsa tanpa dilandasi kebencian.

Selain itu, Megawati juga menyoroti isu perubahan iklim dan lingkungan hidup.

Menurut Rocky, hal tersebut menunjukkan keinginan Indonesia untuk berperan sebagai pelopor perlindungan lingkungan di tingkat global.

Poin terakhir yang dianggap paling penting dalam pidato Megawati adalah soal human solidarity atau solidaritas antarmanusia.

“Saya senang karena Ibu Megawati menegaskan ada tiga isu utama yang harus dirawat generasi baru dunia, yaitu menciptakan dunia tanpa kekerasan, merawat bumi sebagai Ibu Pertiwi sekaligus Ibu Bumi, dan membangun solidaritas antarmanusia,” tutur Rocky.

Megawati Kecam Intervensi AS ke Venezuela

Dalam pidatonya, Megawati juga secara tegas mengecam serangan militer Amerika Serikat terhadap Venezuela, termasuk dugaan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya.

Megawati menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk neokolonialisme dan imperialisme modern yang melanggar hukum internasional.

“Saya menyampaikan sikap tegas PDI Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional,” kata Megawati.

Ia menegaskan, praktik intervensi, pemaksaan kehendak, dan penggunaan kekuatan militer terhadap negara berdaulat merupakan pola lama yang seharusnya ditinggalkan dalam tatanan dunia modern. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 03 Maret 2026 (13 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved