Selasa, 10 Maret 2026

Lagi Viral Nasional

Polisi Ungkap Motif Wanita Kenakan Seragam Pramugari Saat Terbang

Aksi seorang perempuan muda berinisial KN (23) yang nekat mengenakan seragam pramugari Batik Air saat terbang dari Palembang ke Jakarta

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Polisi Ungkap Motif Wanita Kenakan Seragam Pramugari Saat Terbang
TribunGorontalo.com
PRAMUGARI -- Viral pramugari gadungan tertangkap naik pesawat. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang perempuan berinisial KN nekat mengenakan seragam pramugari Batik Air yang dibelinya secara online saat terbang dari Palembang ke Jakarta. 
  • Aksi tersebut terbongkar setelah kru kabin mencurigai perbedaan corak seragam yang dikenakan. 
  • Meski tidak ditemukan unsur pidana, seluruh atribut disita dan kasus diselesaikan secara damai.

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Aksi seorang perempuan muda berinisial KN (23) yang nekat mengenakan seragam pramugari Batik Air saat terbang dari Palembang ke Jakarta akhirnya terungkap.

Seragam yang dikenakan KN ternyata bukan atribut resmi maskapai, melainkan dibeli secara daring melalui toko online.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, mengungkapkan bahwa seluruh atribut yang dikenakan KN, mulai dari seragam, name tag atau ID, hingga koper, diperoleh melalui online shop.

Atribut tersebut digunakan KN sejak keberangkatannya dari Palembang.

“Dia beli melalui online shop,” ujar Yandri saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

KN sempat mengaku kepada petugas bahwa sebenarnya ia berniat mengganti pakaian setibanya di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Namun karena waktu keberangkatan yang mepet, rencana tersebut urung dilakukan.

“Pengakuannya, setelah sampai bandara di Palembang dia mau ganti pakaian. Tapi karena waktunya tidak cukup, akhirnya dia tetap naik pesawat dengan seragam itu sampai ke Bandara Soekarno-Hatta,” jelas Yandri.

Baca juga: Pencarian Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Tim SAR Gorontalo Sisir Area Laut

Keberadaan KN mulai menimbulkan kecurigaan saat pesawat mengudara.

Kru kabin Batik Air menyadari adanya seorang penumpang yang mengenakan seragam mirip pramugari, namun tidak tercantum dalam daftar awak kabin penerbangan.

Kecurigaan semakin menguat setelah kru memperhatikan detail seragam yang dikenakan KN.

Meski tampak menyerupai seragam resmi, terdapat perbedaan mencolok pada motif dan corak rok.

“Kru pesawat curiga karena ada penumpang memakai pakaian mirip pramugari Batik Air, tapi setelah dilihat lebih teliti, coraknya berbeda,” ungkap Yandri.

Atas dasar kecurigaan tersebut, kru kabin melaporkan kejadian itu kepada petugas Aviation Security (Avsec) setibanya pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

KN kemudian diamankan dan diperiksa lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, Avsec memastikan bahwa KN bukan merupakan karyawan maupun pramugari Batik Air.

Selanjutnya, perempuan tersebut diserahkan ke Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk dimintai keterangan.

“Setelah diinterogasi, yang bersangkutan memang bukan pegawai Batik Air. Lalu dibawa ke Polres,” kata Yandri.

Dalam pemeriksaan, KN mengaku pernah mengikuti seleksi pramugari Batik Air, namun dinyatakan tidak lolos.

Rasa malu kepada keluarga di Palembang membuatnya berpura-pura telah bekerja sebagai pramugari.

Motif tersebut yang kemudian mendorong KN membeli seragam dan atribut pendukung secara online, lalu mengenakannya saat bepergian menggunakan pesawat.

Meski sempat menghebohkan, polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Tidak ada pelanggaran hukum maupun indikasi ancaman terhadap keamanan penerbangan.

Pihak Batik Air, lanjut Yandri, memilih untuk tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.

Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dengan sejumlah kesepakatan.

“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Yang bersangkutan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, dan seluruh atribut Batik Air yang digunakan disita,” pungkas Yandri.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Lion Air Group selaku induk perusahaan Batik Air belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved