Berita Internasional
Penangkapan Maduro Picu Ketegangan Global, Sekutu AS Ikut Menegur
Gelombang kecaman internasional terhadap Amerika Serikat terus menguat menyusul operasi militer lintas negara yang berujung
Ringkasan Berita:
- Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat memicu kecaman luas dari PBB dan berbagai negara.
- Banyak pihak menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi kedaulatan negara.
- Meski demikian, Washington tetap bersikukuh menyebut operasi itu sebagai bagian dari penegakan hukum dan perlindungan keamanan nasional.
TRIBUNGORONTALO.COM — Gelombang kecaman internasional terhadap Amerika Serikat terus menguat menyusul operasi militer lintas negara yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama sejumlah negara menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum internasional dan mengancam tatanan global yang berbasis pada kedaulatan negara.
Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB menegaskan bahwa penggunaan kekuatan oleh satu negara terhadap kepala negara lain bertentangan dengan prinsip dasar hukum internasional.
Larangan ancaman dan penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial serta kemerdekaan politik negara lain dinilai tidak boleh ditawar dalam situasi apa pun.
Juru bicara Kantor HAM PBB, Ravina Shamdasani, menyatakan bahwa dalih penegakan HAM tidak dapat dijadikan pembenaran atas intervensi militer sepihak.
Baca juga: Sudah Cairkah Bansos PKH BPNT 2026? Begini Cara Cek dan Info Terbarunya
Menurutnya, akuntabilitas atas dugaan pelanggaran HAM harus ditempuh melalui mekanisme hukum internasional yang sah, bukan lewat operasi militer yang justru memperbesar ketidakstabilan.
PBB juga menyampaikan kekhawatiran bahwa langkah Amerika Serikat dapat memperparah konflik, meningkatkan militerisasi kawasan, serta memicu eskalasi ketegangan global yang lebih luas.
Iran dan Kuba Soroti Pelanggaran Piagam PBB
Kritik keras datang dari Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyatakan komunitas internasional tidak boleh diam atas tindakan Amerika Serikat yang dinilainya mencederai Piagam PBB dan prinsip non-intervensi.
Sikap serupa disampaikan Kuba. Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez menegaskan bahwa penangkapan Maduro merupakan tindakan ilegal yang tidak memiliki dasar hukum internasional.
Ia menilai aksi tersebut sebagai bentuk penerapan hukum nasional AS di luar yurisdiksinya.
Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Darurat
Di markas PBB, Dewan Keamanan menggelar rapat darurat untuk membahas perkembangan terbaru di Venezuela.
Sejumlah negara, termasuk mitra dekat Amerika Serikat, memperingatkan bahwa penangkapan paksa kepala negara asing dapat menciptakan preseden berbahaya bagi hubungan internasional.
Rapat tersebut berlangsung bertepatan dengan rencana proses hukum terhadap Maduro dan istrinya di pengadilan federal AS atas tuduhan perdagangan narkotika.
Duta Besar Venezuela untuk PBB, Samuel Moncada, mengecam operasi itu sebagai serangan bersenjata ilegal tanpa legitimasi hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penangkapan-Presiden-Venezuela-Nicolas-Maduro.jpg)