Senin, 23 Maret 2026

Berita Viral

Dugaan Oknum TNI AL Aniaya Warga di Depok, Ini Kesaksian Warga Lokasi Kejadian

Peristiwa ini diduga bermula dari kecurigaan adanya transaksi narkoba yang melibatkan korban.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Dugaan Oknum TNI AL Aniaya Warga di Depok, Ini Kesaksian Warga Lokasi Kejadian
Istimewa/Tribun Papua/Istimewa
BERITA VIRAL - ILUSTRASI OKNUM TNI – Inilah sosok Serda M, oknum prajurit yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pria hingga meninggal dunia di Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa ini diduga bermula dari kecurigaan adanya transaksi narkoba yang melibatkan korban. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi membenarkan dugaan keterlibatan oknum TNI AL berpangkat Serda dalam kasus penganiayaan dua warga berinisial WAT dan DN di Tapos, Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari. Satu korban tewas usai dirawat, satu lainnya masih kritis.
  • Peristiwa bermula dari kecurigaan warga terhadap dugaan transaksi narkoba, hingga kedua korban diinterogasi dan diduga dianiaya oleh Serda M seorang diri.
  • Serda M telah diamankan Polisi Militer TNI AL (POMAL) dan kini menjalani pemeriksaan intensif sesuai hukum militer.

 

TRIBUNGORONTALO.COM --- Polisi membenarkan adanya dugaan keterlibatan oknum TNI dalam kasus penganiayaan terhadap dua warga berinisial WAT dan DN yang terjadi di Gang Swadaya Mas, RT 04/RW 01, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat.

Peristiwa penganiayaan itu berlangsung pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa kedua korban, WAT dan DN, berada dalam kondisi kritis dan tidak berdaya saat diamankan ke Polsek Cimanggis.

Baca juga: Korban Tewas Operasi Militer AS di Venezuela Dilaporkan Capai 80 Orang, Presiden Maduro Ditangkap

“Kemudian karena luka-luka yang dideritanya, korban tersebut dibawa ke RS Brimob,” kata Made.

Setelah sempat mendapatkan perawatan medis, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Made juga membenarkan bahwa salah satu terduga pelaku penganiayaan merupakan oknum anggota TNI AL dengan pangkat serda.

“Oknum tersebut sudah dibawa oleh POMAL (Pusat Polisi Militer Angkatan Laut),” ujarnya.

Saat ini, pihak keluarga korban telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polres Metro Depok.

“Tadi pagi sudah buat laporan tentu akan dilakukan pemeriksaan para saksi,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Warga Tewas dan Balita Hilang Dampak Banjir dan Longsor di Pulau Siau, Polres Nyaris Tertimbun

Kronologis Penganiayaan

Terduga pelaku dalam kasus ini adalah seorang prajurit TNI berpangkat sersan dua (Serda) berinisial M. Serda merupakan pangkat paling rendah dalam golongan bintara TNI.

Akibat peristiwa penganiayaan tersebut, satu korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RS Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.

Baca juga: Kronologi Lengkap Ibu Muda dan Anaknya Hanyut di Sungai Paguyaman Gorontalo

Menurut keterangan warga setempat berinisial KS (51), kejadian bermula ketika dua korban, WAT (24) dan DN (29), mendatangi kawasan permukiman tersebut sekitar pukul 02.00 WIB.

Kehadiran kedua korban sempat menimbulkan kecurigaan warga. Mereka diduga hendak melakukan transaksi narkotika, sehingga kemudian diinterogasi oleh warga setempat.

“Berdasarkan cerita warga, ditemukan percakapan di ponsel salah satu orang tersebut yang mengarah pada janji temu terkait narkoba,” kata KS saat ditemui, Minggu (4/1/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved