Berita Viral
Viral Ludahi Kasir hingga Dipolisikan, Inilah Sosok Dosen UIM Makassar Amal Said
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria meludahi kasir swalayan di Makassar mendadak viral di media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251229-Rektor-UIM-Al-Ghazali-Prof-Muammar-Bakry-34232.jpg)
Usai kejadian, ia mengalami trauma dan keluarganya tidak terima dengan perlakuan Amal. Laporan polisi pun dibuat sebagai bentuk perlawanan atas tindakan yang dianggap merendahkan martabatnya.
Kasus ini kemudian memicu perdebatan di masyarakat. Sebagian menilai tindakan Amal tidak bisa ditoleransi, sementara ada pula yang berpendapat masalah seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun fakta bahwa korban sudah melapor membuat proses hukum tetap berjalan.
Amal Said kini berada di persimpangan. Di satu sisi ia berharap penyelesaian damai, di sisi lain reputasinya sebagai dosen dan ASN terancam.
Publik menilai kasus ini mencoreng citra dunia pendidikan. Ribuan mahasiswa yang pernah ia ajar kini melihat sosok dosennya dalam sorotan negatif.
Kasus ini juga menunjukkan bagaimana tindakan spontan bisa berujung panjang. Amal mengaku hanya ingin berpindah kasir agar lebih cepat, namun teguran yang diterimanya membuatnya tersinggung.
Reaksi meludah yang muncul seketika kemudian menjadi viral dan berujung pada laporan polisi.
Baca juga: Musnahkan Ratusan Botol Miras, Wali Kota Gorontalo Nyatakan Perang Terbuka terhadap Penjual
Viral di Media Sosial
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan jelas momen ketika Amal meludahi kasir. Publik mengecam keras tindakan itu. Netizen ramai-ramai mengkritik dan menuntut agar kasus ini diproses secara hukum.
Keluarga korban menegaskan tidak akan mencabut laporan. Mereka menilai tindakan Amal tidak bisa dianggap sepele. Trauma yang dialami korban menjadi alasan kuat untuk menuntut keadilan.
Polisi kini terus melakukan penyelidikan. Saksi-saksi dipanggil, barang bukti dikumpulkan, dan Amal Said akan dimintai keterangan. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan seorang dosen bergelar doktor.
Rektor UIM memastikan kampus akan mengambil langkah tegas. Sanksi akademik akan dijatuhkan sesuai aturan. Kampus tidak ingin kasus ini mencoreng nama baik institusi.
Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat. Tindakan kecil yang dilakukan secara spontan bisa berujung panjang ketika direkam dan viral di media sosial. Amal Said kini harus menghadapi konsekuensi hukum sekaligus sanksi akademik.
Sementara korban N berharap keadilan ditegakkan. Ia menilai perlakuan yang diterimanya merendahkan martabatnya sebagai manusia. Laporan polisi menjadi jalan untuk menuntut pertanggungjawaban.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribun-Medan.com