Minggu, 8 Maret 2026

Berita Viral

Viral Ludahi Kasir hingga Dipolisikan, Inilah Sosok Dosen UIM Makassar Amal Said

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria meludahi kasir swalayan di Makassar mendadak viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Viral Ludahi Kasir hingga Dipolisikan, Inilah Sosok Dosen UIM Makassar Amal Said
Instagram
DOSEN LUDAHI KARYAWAN - Rektor UIM Al Ghazali, Prof Muammar Bakry (kiri), saat sesi Press Conference di Kampus UIM, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (29/12/2025). Amal Said telah mengabdi di UIM selama 20 tahun. 

Usai kejadian, ia mengalami trauma dan keluarganya tidak terima dengan perlakuan Amal. Laporan polisi pun dibuat sebagai bentuk perlawanan atas tindakan yang dianggap merendahkan martabatnya.

Kasus ini kemudian memicu perdebatan di masyarakat. Sebagian menilai tindakan Amal tidak bisa ditoleransi, sementara ada pula yang berpendapat masalah seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun fakta bahwa korban sudah melapor membuat proses hukum tetap berjalan.

Amal Said kini berada di persimpangan. Di satu sisi ia berharap penyelesaian damai, di sisi lain reputasinya sebagai dosen dan ASN terancam.

Publik menilai kasus ini mencoreng citra dunia pendidikan. Ribuan mahasiswa yang pernah ia ajar kini melihat sosok dosennya dalam sorotan negatif.

Kasus ini juga menunjukkan bagaimana tindakan spontan bisa berujung panjang. Amal mengaku hanya ingin berpindah kasir agar lebih cepat, namun teguran yang diterimanya membuatnya tersinggung.

Reaksi meludah yang muncul seketika kemudian menjadi viral dan berujung pada laporan polisi.

Baca juga: Musnahkan Ratusan Botol Miras, Wali Kota Gorontalo Nyatakan Perang Terbuka terhadap Penjual

Viral di Media Sosial

REKAMAN CCTV : Momen saat Amal Said dosen UIM ludahi N kasir swalayan di Makassar.
REKAMAN CCTV : Momen saat Amal Said dosen UIM ludahi N kasir swalayan di Makassar. (Istimewa)

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan jelas momen ketika Amal meludahi kasir. Publik mengecam keras tindakan itu. Netizen ramai-ramai mengkritik dan menuntut agar kasus ini diproses secara hukum.

Keluarga korban menegaskan tidak akan mencabut laporan. Mereka menilai tindakan Amal tidak bisa dianggap sepele. Trauma yang dialami korban menjadi alasan kuat untuk menuntut keadilan.

Polisi kini terus melakukan penyelidikan. Saksi-saksi dipanggil, barang bukti dikumpulkan, dan Amal Said akan dimintai keterangan. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan seorang dosen bergelar doktor.

Rektor UIM memastikan kampus akan mengambil langkah tegas. Sanksi akademik akan dijatuhkan sesuai aturan. Kampus tidak ingin kasus ini mencoreng nama baik institusi.

Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat. Tindakan kecil yang dilakukan secara spontan bisa berujung panjang ketika direkam dan viral di media sosial. Amal Said kini harus menghadapi konsekuensi hukum sekaligus sanksi akademik.

Sementara korban N berharap keadilan ditegakkan. Ia menilai perlakuan yang diterimanya merendahkan martabatnya sebagai manusia. Laporan polisi menjadi jalan untuk menuntut pertanggungjawaban.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribun-Medan.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved