Berita Politik Nasional
Ribka Tjiptaning Sindir Ketum Parpol yang “Hanya Panggul Beras” Saat Bencana Sumatera
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, melontarkan sindiran keras terhadap seorang ketua umum partai politik yang dinilainya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketua-DPP-PDI-Perjuangan-PDIP-Ribka-Tjiptaning-ketika-memberikan-sambutan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, melontarkan sindiran keras terhadap seorang ketua umum partai politik yang dinilainya sekadar tampil simbolik saat penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera.
Sindiran tersebut disampaikan Ribka dalam forum resmi seminar kebencanaan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP, Jumat (19/12/2025).
Saat itu Ribka membuka sambutan dalam seminar bertajuk “Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban” di Jakarta International Equestrian Park (JIEP), Jakarta Timur.
Meski tidak menyebut nama, sindiran tersebut langsung memantik reaksi peserta seminar.
Baca juga: Cara Cek PIP Lewat HP 2025 Secara Online untuk Orang Tua dan Siswa
Dalam pemaparannya, Ribka membandingkan respons PDIP dengan sikap ketua umum partai lain yang menurutnya hanya sebatas memanggul bantuan beras.
Ia menegaskan, penanganan bencana seharusnya tidak berhenti pada pencitraan, melainkan diwujudkan melalui langkah konkret dan berkelanjutan.
Ribka menyinggung keterlibatan tim kesehatan PDIP yang turun langsung ke lokasi bencana, termasuk dokter diaspora lulusan China.
Menurutnya, para tenaga medis itu bersedia membantu karena menaruh hormat kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
“Saya tanya kenapa kamu mau bantu PDI Perjuangan? Karena saya lihat, kalau ketua umum partai lain itu cuma angkut-angkut beras saja. Tapi Ibu Megawati tanpa banyak bicara, langsung mengirim Kapal Malahayati, Rumah Sakit Apung-nya, lengkap dengan dokter-dokter tim kesehatannya untuk berkeliling di daerah bencana,” ujar Ribka.
Pernyataan tersebut sontak disambut tawa dan tepuk tangan dari peserta seminar yang memenuhi arena acara.
Baca juga: 73 Warga Gorontalo Meninggal Akibat Kecelakaan Kendaraan
Ribka kemudian mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati milik PDIP telah tiba di Langsa, Aceh.
Kapal tersebut menjadi pusat layanan kesehatan bagi korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
“Nanti dokter-dokter sudah siap di situ. Dari Aceh Timur, Banda Aceh, langsung bergerak ke Sibolga menggunakan Kapal Malahayati Rumah Sakit Apung-nya PDI Perjuangan,” jelasnya.
Seminar kebencanaan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP yang juga mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, serta Wakil Bendahara Bidang Eksternal PDIP, Yuke Yurike.
Selain kader partai, acara juga menghadirkan perwakilan Basarnas dan BMKG sebagai narasumber.
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan mengisi sesi lanjutan seminar pada siang hari.
Sebagai informasi, hingga Kamis (18/12/2025) malam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.068 jiwa.
Sementara sekitar 190 orang masih dinyatakan hilang, dan jumlah warga yang mengungsi tercatat mencapai 537.185 jiwa.
Bencana banjir bandang yang terjadi sejak akhir November 2025 tersebut hingga kini masih menyisakan kebutuhan mendesak bagi para pengungsi, terutama bantuan kesehatan, logistik, dan layanan darurat. (*)
| Jokowi Dipastikan Hadir di Rakernas PSI Makassar Hari Ini, Kaesang Singgung Ketua Dewan Pembina |
|
|---|
| Muhamad Mardiono Resmi Pimpin PPP, Simak Profil dan Rekam Jejaknya |
|
|---|
| Eksodus Aktivis Mahasiswa ke AMPI: Ratusan Kader HMI hingga PMII Gabung Sayap Golkar |
|
|---|
| Picu Polemik, Dedy Nur Palakka Cabut Pernyataan Kontroversialnya yang Sebut Jokowi "Layak Jadi Nabi" |
|
|---|
| Gelar Pemilihan Ketum, Siapa Nakhoda Baru PSI: Kaesang atau Jokowi? |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.