Update Film
Netizen Kecewa dengan Ending Film “The Manipulated”, Dinilai Dipaksakan dan Banyak Plot Menggantung
Film Korea bergenre aksi thriller The Manipulated menuai beragam reaksi dari penonton.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Film Korea bergenre aksi thriller The Manipulated menuai beragam reaksi dari penonton.
Tidak sedikit warganet yang meluapkan kekecewaan mereka terhadap jalan cerita, khususnya pada bagian akhir yang dinilai terlalu dipercepat dan menyisakan banyak bagian yang menggantung.
The Manipulated mengisahkan Park Tae-jung (Ji Chang-wook), seorang pria biasa yang hidupnya hancur setelah dijebak dalam kasus kejahatan berat oleh seorang manipulator jenius, An Yo-han (Doh Kyung-soo).
Semua bukti direkayasa untuk menjatuhkannya hingga Tae-jung harus menerima hukuman penjara seumur hidup.
Baca juga: Pemilihan Mitra Kerja OPD di Kota Gorontalo Jadi Hak Kadis, Ini Kata Wali Kota Adhan Dambea
Di balik semua itu, Yo-han, yang dikenal sebagai CEO perusahaan data besar, menggunakan kecerdasan dan kekuasaannya untuk mengendalikan keadaan layaknya permainan catur.
Menyadari hidupnya telah dimanipulasi dan kehilangan segalanya, Tae-jung kemudian memutuskan untuk melarikan diri dan membalas dendam dengan cara membongkar konspirasi besar yang menyeret banyak pihak.
Dalam perjalanannya mencari keadilan, Tae-jung harus menghadapi berbagai rintangan, termasuk tokoh-tokoh elit dan sosok pengacara Baik Do-kyung (Lee Kwang Soo) yang disebut memegang kunci penting dalam kasus tersebut.
Dengan premis yang kuat dan tema besar seperti manipulasi digital, kekuasaan, dan kebenaran yang bisa direkayasa oleh orang yang berpengaruh, ekspektasi penonton terhadap film ini cukup tinggi.
Sayangnya, menurut sejumlah netizen, eksekusi pada bagian akhir justru tidak sebanding dengan awal dan pertengahan cerita yang sempat membangun ketegangan.
Banyak penonton mengeluhkan bahwa ending terasa “kurang gereget” dan seperti dipaksakan selesai terlalu cepat.
Salah satu plot yang paling disorot adalah hubungan antara An Yo-han dan sosok bibi buta yang ternyata merupakan ibu kandungnya.
Adegan tersebut dianggap memiliki potensi konflik emosional yang kuat, namun tidak pernah benar-benar dikembangkan hingga akhir film.
“Kesannya percuma ada adegan itu kalau tidak ada lanjutan atau penjelasan lebih dalam,” tulis salah satu netizen di media sosial.
Selain itu, keberadaan karakter bibi buta di bagian akhir juga dipertanyakan karena menghilang tanpa kejelasan.
Hal yang sama terjadi pada sosok sipir penjara yang sempat diduga memiliki peran besar atau keterkaitan khusus dengan Pak Noh, tetapi pada kenyataannya tidak memberikan dampak signifikan terhadap jalannya cerita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/POSTER-Komentar-penonton-terkait-film-The-Manipulated.jpg)