Kisruh Tumbler KRL Ditutup Damai, Isu Pemecatan Petugas Ternyata Salah
Polemik soal hilangnya tumbler biru di KRL yang sempat meramaikan media sosial akhirnya menemui ujungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TUMBLER-Hasil-mediasi-kisruh-tumbler-hilang-di-kereta-api.jpg)
Evaluasi internal dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Perusahaan menyebut, layanan yang diterima Anita memang belum berjalan mulus.
Bagaimana Kisruh Ini Bisa Meledak?
Kasus ini bermula ketika Anita menyadari cooler bag miliknya tertinggal di KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung.
Barang itu ditemukan petugas keamanan dan disimpan.
Namun, ketika diambil keesokan harinya, salah satu isinya—tumbler biru, sudah tidak ada.
Anita lalu memviralkan ceritanya, dan dari situlah isu melebar ke banyak arah, termasuk dugaan adanya petugas yang diberhentikan.
Argi sendiri sempat meminta maaf dan menawarkan mengganti barang tersebut.
Namun unggahannya tentang status pekerjaannya justru membuat situasi kian riuh, hingga akhirnya KAI turun memberi klarifikasi.
Kini, setelah mediasi menyelesaikan semuanya, drama tumbler hilang yang sempat membelah warganet dinyatakan tuntas.(*)