Berita Nasional
Bukan Dijebak! Rizki ke Kamboja Jadi Scammer atas Kemauannya Sendiri dan Bohongi Orangtua
Polisi menyatakan Rizki Nurfadhilah bukan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/VIRAL-KORBAN-TPPO-Ternyata-pesepakbola-asal-Bandung-y.jpg)
Rizki juga menyampaikan klarifikasi melalui akun media sosialnya, menegaskan tidak dipaksa dan tidak mengalami kekerasan saat bekerja di Kamboja.
“Nama saya Rizki Nurfadhilah asal dari Bandung. Berangkat ke sini tidak ada pemaksaan apalagi kekerasan. Intinya saya pengin pulang ke sana karena saya tidak betah di sini,” tulis Rizki dalam klarifikasinya.
Polisi menilai motif Rizki memviralkan narasi sebagai korban TPPO adalah untuk menarik perhatian publik agar cepat dipulangkan.
“Sadar betul yang bersangkutan itu mendaftarkan ke PT dia menjadi scammer di Kamboja. Tapi karena keinginnannya dia tidak betah, akhirnya dia membuat status di media sosial, bahwa dia seakan-akan korban TPPO, ini untuk menarik perhatian publik,” ungkap Kombes Hendra.
Informasi ini disampaikan oleh Polda Jabar dan KBRI sebagaimana dikutip dari laporan Tribunnews.
Proses administrasi pemulangan masih berlangsung dan pihak kepolisian bersama KBRI terus memantau kondisi Rizki hingga kepulangan selesai.
(*)