Menkeu Purbaya
Gaya “Koboi” Menkeu Purbaya Disorot Hasan Nasbi, Disebut Bisa Picu Baku Tikam di Pemerintahan
Gaya komunikasi blak-blakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PROFIL-HASAN-NASBI-Eks-Kepala-Komunikasi-Kepresidenan-Hasan-Nasbi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gaya komunikasi blak-blakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menuai sorotan.
Kali ini, kritik datang dari mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.
Ia menyebut pendekatan Purbaya mirip “koboi” dan berpotensi memicu ketegangan antar kementerian.
Sejak awal menjabat, Purbaya dikenal dengan langkah-langkah berani dan ceplas-ceplos dalam menyampaikan kebijakan.
Salah satu keputusan yang sempat menuai kontroversi adalah penarikan kembali anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak terserap.
Padahal program ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk BGN, Kemendikbudristek, Kemenko PMK, dan Kementerian PUPR.
Tak hanya itu, Purbaya juga menekan PT Pertamina untuk mempercepat pembangunan kilang minyak.
Bahkan sempat menyebut subsidi LPG 3 kg sudah mencapai 70 persen dari harga keekonomian.
Pernyataan Menkeu Purbaya tersebut langsung disanggah oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Bagi sebagian masyarakat, gaya lugas Purbaya dianggap sebagai bentuk transparansi dan upaya memperbaiki sistem birokrasi.
Namun Hasan Nasbi punya pandangan berbeda.
“Saya merasa beliau (Purbaya) harusnya sadar dan menahan diri untuk tidak saling silang sengketa dengan sesama pemerintah di ruang publik,” ujar Hasan dalam kanal YouTube-nya.
Ia khawatir gaya komunikasi terbuka antar pejabat justru menciptakan kesan bahwa pemerintah mudah dipecah belah.
“Kalau lama-lama dibiarkan seperti itu, pemerintah ini akan saling baku tikam satu-sama lain di depan publik,” tambahnya.
Menanggapi kritik tersebut, Purbaya menegaskan bahwa semua langkahnya merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
| Menkeu Purbaya Sentil Gubernur: Datang Ribut, Padahal Uangnya Masih Banyak di Bank |
|
|---|
| DPD Keluhkan Ruangan Sempit, Menkeu Purbaya: “Mau Pindah ke IKN Duluan? Silakan, Pak! |
|
|---|
| Pernyataan Menkeu Purbaya Soal Jual Beli Jabatan di Bekasi Picu Reaksi: Alarm Perbaikan Tata Kelola |
|
|---|
| Purbaya Yudhi Siap Rekrut Hacker Lokal Perkuat Coretax, Pastikan Pakai Putra Tanah Air |
|
|---|
| Menteri Keuangan Purbaya Buka Suara Kritik Pedas Dari Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan |
|
|---|