Kamis, 12 Maret 2026

WNA Jadi Petinggi BUMN

Terkuak Alasan Kenapa Presiden Prabowo Ubah Aturan Demi WNA Bisa Jadi Petinggi di BUMN! Cek di Sini

Presiden Prabowo ubah aturan WNA bisa jadi petinggi di BUMN langsung menjadi perhatian masyarakat, ini alasannya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terkuak Alasan Kenapa Presiden Prabowo Ubah Aturan Demi WNA Bisa Jadi Petinggi di BUMN! Cek di Sini
Tribun Jatim
KERACUNAN MBG - Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26 Ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (29/9/2025). Prabowo mengubah aturan agar WNA bisa jadi petinggi BUMN. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Langkah baru kini diambil Presiden Prabowo dalam upaya memperkuat tata kelola perusahaan.

Ia mengumumkan perubahan aturan yang memungkinkan Warga Negara Asing (WNA) bisa menduduki posisi strategis di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

BUMN merupakan perusahaan yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki Indonesia.

Selain itu, BUM juga merupakan perusahaan yang dikelola pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghasilkan keuntungan bagi negara.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik.

Sebab, dinilai menjadi babak baru dalam manajemen BUMN Indonesia.

Dilansir dari TribunJatim.com, Pernyataan itu diungkap Prabowo ketika berdialog dengan Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr (Steve Forbes).

Dialog itu dilakukan saat acara Forbes Global CEO Conference di Jakarta, Rabu (15/10/2925).

Mula-mula, Presiden menceritakan soal perbaikan tata kelola perusahaan-perusahaan BUMN Indonesia.

Menurut Presiden ia sudah meminta kepada bos Danantara selaku badan yang membawahi BUMN untuk mengurangi jumlah perusahaan pelat merah.

Yakni dari sekitar 1.000 BUMN menjadi hanya 200-240 saja.

"Kemudian menjalankannya dengan standar tambahan. Jadi saya yakin imbal hasil 1 persen atau 2 persen dapat meningkat. Harus meningkat. Saya rasa saya sudah memberi tahu manajemen Danantara untuk menjalankannya dengan standar bisnis internasional," ujar Prabowo.

"Kita bisa mencari orang-orang terbaik, talenta terbaik, dan saya sudah mengubah peraturannya, sekarang ekspatriat, non-Indonesia bisa memimpin BUMN kita. Jadi saya sangat bersemangat," tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini ada dua eksekutif asing yang masuk dalam jajaran direksi baru PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Keduanya adalah mantan bos Green Africa Airways Neil Raymond Mills yang ditujuk sebagai Direktur Transformasi Garuda Indonesia dan petinggi Singapore Airlines, Balagopal Kunduvara yang ditunjuk sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia.

Sumber: TribunJatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 12 Maret 2026 (22 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:07
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved