Rabu, 4 Maret 2026

BBM Dicampur 10 Persen Etanol

Dicampur 10 Persen Etanol ke Tiap Liter BBM, Apakah Bikin Kendaraan Rusak? Ini Penjelasannya

Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Bawah komando Menteri Bahlil Lahadalia sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Dicampur 10 Persen Etanol ke Tiap Liter BBM, Apakah Bikin Kendaraan Rusak? Ini Penjelasannya
Tribun-timur.com
HARGA BBM - Ilustrasi pengisian BBM di SPBU wilayah Pertamina Sulawesi, pada 2024 lalu. Pemerintah mengeluarkan kebijakan penting mengenai transisi energi, yakni adanya penambahan kadar etanol dalam bahan bakar minyak (BBM), yang diketahui sebelumnya 3,5 persen dan menjadi 10 persen. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah mengeluarkan kebijakan penting mengenai transisi energi, yakni adanya penambahan kadar etanol dalam bahan bakar minyak (BBM), yang diketahui sebelumnya 3,5 persen dan menjadi 10 persen.

Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Bawah komando Menteri Bahlil Lahadalia sudah mendapatkan lampu hijau dari Presiden Republik Indonesia Presiden Prabowo Subianto

Sekilas tak ada yang mengkhawatirkan dengan rencana ini.

Namun, nyatanya pengembangan tersebut merupakan perencanaan yang melibatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberi opsi pencampuran etanol ke bensin sebesar 10 persen atau E10.

Sekedar info, saat ini, kadar Etanol pada BBM yang dijual salah satunya di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina hanya 3,5 persen.

Etanol merupakan alkohol yang berasal dari bahan nabati seperti tebu atau singkong. 

Baca juga: Terungkap Siasat Licik Kakek Tarman: Berulang Kali Tipu Pernikhan dengan Modus Janji Mahar Fantastis

Campuran bensin 90 persen dengan etanol 10 persen ini disebut untuk mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap impor.

Adapun, rencana ini dikabarkan telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Bahlil mengatakan, hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menekan impor BBM bensin. Pasalnya, saat ini 60 persen kebutuhan bensin nasional masih diimpor.

Hal ini memicu pertanyaan masyarakat awam tentang pengaruh besar lanjutan jika progres ini diterapkan.

Dampak Etanol 10 persen pada Kendaraan
Mengutip Kompas.com, ada hal positif dan negatif mengenai penggunaan etanol pada BBM

Hal ini diterangkan Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) dan pakar bahan bakar serta pelumas.

Yuswidjajanto menambahkan, etanol berasal dari tumbuh-tumbuhan sehingga menyerap CO2. 

Diolah menjadi bahan bakar, dipakai di kendaraan, dan menghasilkan CO2 lagi. 

Hal ini menambah nilai positif yang akan menaikkan oktan dan berkontribusi mengurangi emisi CO2.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 04 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved