Berita Nasional
Bukan Sekadar Gaji, Guru Penanggung Jawab MBG Bisa Dapat Rp100 Ribu Per Hari, Begini Caranya
Guru penanggung jawab Program MBG di sekolah bisa dapat Rp100 ribu per hari. Simak cara penunjukan dan mekanisme insentifnya.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada guru yang terlibat langsung dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif pemerintah untuk memastikan siswa menerima asupan makanan sehat dan bergizi di sekolah.
MBG bertujuan mendukung pertumbuhan optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini.
Selain menekankan kualitas gizi, program ini juga melibatkan guru sebagai penanggung jawab untuk memastikan distribusi makanan aman dan terkelola dengan baik.
Tidak hanya menjalankan tugas tambahan, guru penanggung jawab program ini kini berkesempatan mendapatkan insentif Rp100 ribu per hari sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
Insentif ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2025 dari Badan Gizi Nasional (BGN), yang mengatur pemberian kompensasi bagi guru penanggung jawab (PIC) di sekolah penerima manfaat MBG.
Guru-guru ini bertugas memastikan makanan yang disalurkan aman, bergizi, dan mencegah risiko keracunan akibat makanan tidak layak.
Baca juga: Ramai Isu CPNS 2026 Buka 400 Ribu Formasi, KemenpanRB Angkat Bicara dan Klarifikasi Kebenarannya
Setiap sekolah diwajibkan menunjuk 1–3 guru sebagai PIC untuk mengelola distribusi MBG.
Penunjukan dilakukan oleh kepala sekolah dengan prioritas pada guru bantu dan honorer, menggunakan sistem rotasi harian agar pelaksanaan lebih merata.
Dana insentif bersumber dari biaya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan dicairkan setiap 10 hari sekali.
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa pemberian insentif ini bukan sekadar kompensasi finansial.
Lebih dari itu, ini merupakan bentuk pengakuan atas peran vital guru dalam menanamkan pemahaman pola makan sehat serta perilaku hidup bersih kepada siswa, sekaligus menjaga kualitas pelaksanaan program MBG di sekolah.
Kasus Keracunan MBG di Bandung Barat Tembus 1.333 Orang, Diduga Akibat Daging Ayam Kecap
Bandung Barat diguncang kejadian luar biasa (KLB) setelah ribuan pelajar dari berbagai sekolah mengalami keracunan massal usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Kamis (25/9/2025) siang, Dinas Kesehatan Bandung Barat mencatat total korban telah mencapai 1.333 orang, yang tersebar di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas.
Gejala yang dialami korban umumnya berupa mual, pusing, hingga sesak napas.
Berita Nasional
MBG bermasalah
MBG 2025
Guru Bisa Dapat Rp100 Ribu Per Hari
Meaningful
Makan Bergizi Gratis
| Seluruh Perhiasan Ludes 17 Jam Digeledah Bareskrim Buntut Kasus Tambang Ilegal |
|
|---|
| Komisi V Minta Pemerintah Hentikan Ekspansi Minimarket, Minta Kopdes yang Diutamakan |
|
|---|
| Bareskrim Buru Ko Erwin, Bandar Narkoba yang Diduga Setor Miliaran ke Eks Kapolres AKBP Didik |
|
|---|
| Positif Narkoba, Istri Eks Kapolres Bima dan Aipda Dianita Direhabilitasi |
|
|---|
| Kepsek di Nias Diduga Kolusi dengan Suami dalam Kasus Dana BOS, Kerugian Negara Rp1,4 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Guru-PIC-MBG.jpg)