Berita Nasional
Hasil Seleksi Proposal OMI Riset 2025 Resmi Diumumkan, Ini Tahapan Lanjutan
Kabar yang ditunggu ribuan siswa madrasah akhirnya tiba. Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama, Nyayu Khodijah,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SELEKSI-OMI-Riset-2025-Peserta-Lolos-Wajib-Presentasi-5-Menit-Ini-Jadwalnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Kabar yang ditunggu ribuan siswa madrasah akhirnya tiba. Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama, Nyayu Khodijah, secara resmi merilis pengumuman hasil seleksi proposal Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset 2025 untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor DJ.I/Dt.I.I/HM.01/07/2025, yang memuat daftar peserta lolos seleksi proposal riset.
Nama-nama peserta dapat diakses melalui lampiran pengumuman maupun akun masing-masing peserta di laman resmi: https://riset-omi.kemenag.go.id.
Presentasi Proposal: 26–28 September 2025
Peserta yang berhasil melewati tahap seleksi proposal diwajibkan menyiapkan presentasi virtual pada 26–28 September 2025.
Waktu yang diberikan sangat singkat, hanya 5 menit, tanpa sesi tanya jawab.
Adapun ketentuan presentasi adalah sebagai berikut:
Bahan presentasi wajib dalam format PDF dan diunggah ke laman resmi paling lambat 25 September 2025.
Materi presentasi mencakup:
Latar belakang masalah
Rumusan masalah
Teori dan landasan pustaka
Metodologi riset
Peserta hadir di waiting room 5 menit sebelum jadwal dengan format nama: No Urut_Nama_Asal Madrasah.
Link Zoom serta nomor urut presentasi akan dibagikan melalui WA Group resmi panitia pusat atau akun peserta.
Bagi yang membutuhkan informasi tambahan, panitia menyediakan helpdesk di laman resmi OMI Riset.
Harapan Kemenag
Dalam pengumuman yang ditandatangani di Jakarta, Nyayu Khodijah menegaskan bahwa OMI Riset menjadi wadah penting bagi siswa madrasah untuk mengasah potensi akademik sekaligus menumbuhkan budaya penelitian.
Kementerian Agama berharap ajang ini mampu:
Meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
Mencetak generasi muda yang unggul di bidang sains dan riset.
Menjadi program berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“OMI diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan mencetak generasi muda yang berkompeten di bidang sains dan penelitian,” tegas Nyayu.
Dampak Positif bagi Siswa
Keberhasilan siswa dalam ajang OMI diyakini akan memberi dampak besar terhadap kelanjutan studi mereka.
Selain itu, kerja sama antara Kemenag dan lembaga pendidikan diharapkan menjadikan OMI semakin relevan dan efektif dalam memajukan pendidikan nasional. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.