Berita Viral
Kepala SMP N 1 Prabumulih Dimutasi Diam-Diam, Kemendagri Jatuhkan Sanksi ke Wali Kota
Isu mutasi ini mencuat ke publik setelah video viral menunjukkan ratusan siswa menyambut haru kembalinya Roni Ardiansyah ke sekolah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Polemik-pencopotan-Kepala-SMP-Negeri-1-Prabumulih-xcv.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Polemik pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Sumatera Selatan, Roni Ardiansyah, menjadi perbincangan hangat dan akhirnya menemui titik terang.
Meski sempat dibantah oleh Wali Kota Prabumulih, Arlan, kini terbukti bahwa Roni benar-benar telah dimutasi dari jabatannya secara diam-diam dan tanpa prosedur resmi.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pun turun tangan dan menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada Wali Kota Arlan.
Awalnya, isu mutasi ini mencuat ke publik setelah video viral menunjukkan ratusan siswa menyambut haru kembalinya Roni Ardiansyah ke sekolah.
Mereka menyuarakan dukungan penuh terhadap kepala sekolah yang sempat dikabarkan dicopot setelah menegur seorang siswa yang diduga anak pejabat karena membawa mobil ke area sekolah.
Ratusan siswa SMP Negeri 1 Prabumulih berdesakan menyambut kedatangan kepala sekolah Roni Ardiansyah.
Baca juga: Ingin Ganti HP? Ini Harga Samsung Galaxy Terbaru September 2025, Ada yang Diskon Besar
Para siswa pun menyampaikan yel-yel dengan sukacita, serta penuh sorakan dukungan kepada kepala sekolahnya.
Tak hanya Roni, Ageng, satpam sekolah yang sebelumnya juga dicopot, diperbolehkan kembali bekerja.
Inspektorat Daerah Prabumulih menepis adanya pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, usai menegur anak wali kota yang mengendarai mobil ke sekolah.
Katanya, Roni bukan dicopot sebagai kepala sekolah, melainkan hanya diberi teguran saja.
Setelah kabar pencopotan Kepala SMPN 1 ramai di media sosial, Wali Kota Prabumulih, Arlan, membantah telah mencopot Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, karena menegur anaknya membawa mobil ke sekolah.
Arlan menegaskan, dirinya hanya menegur, bukan mencopot Roni dari jabatan kepala sekolah.
Atas kejadian itu, Arlan menyampaikan permohonan maaf.
Sebelumnya, ramai di media sosial yang menyebut Kepala SMP Negeri 1 Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, dicopot karena diduga menegur murid yang merupakan anak pejabat untuk tidak memarkir mobil di lapangan sekolah.
Dalam video yang viral, Roni Ardiansyah tampak dikerumuni murid untuk bersalaman saat perpisahan dalam suasana haru.