Update Kondisi Nepal

Sosok Sushila Karki yang Diusulkan Gen-Z Nepal jadi PM Sementara

Gelombang protes besar-besaran yang menjatuhkan Perdana Menteri KP Sharma Oli kini memasuki babak baru

|
Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
PM SEMENTARA -- Ketua Mahkamah Agung perempuan pertama dan satu-satunya di Nepal, Sushila Karki, lahir pada tanggal 7 Juni 1952 di Biratnagar. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gelombang protes besar-besaran yang menjatuhkan Perdana Menteri KP Sharma Oli kini memasuki babak baru.

Generasi Z Nepal, yang disebut menjadi motor utama perlawanan, mengajukan nama Sushila Karki, mantan Ketua Mahkamah Agung, untuk menjadi Perdana Menteri interim.

Keputusan itu lahir usai rapat virtual selama empat jam yang digelar para perwakilan demonstran muda.

Dalam kesepakatan tersebut, mereka menegaskan tidak boleh ada tokoh muda yang berafiliasi dengan partai politik ikut dalam pembahasan kepemimpinan.

Nama Karki dipilih karena dinilai netral, berintegritas, dan tidak memiliki afiliasi politik.

Jika disetujui, Karki akan mencatat sejarah baru sebagai perdana menteri perempuan pertama Nepal.

Siapa Sushila Karki?

Sushila Karki bukan nama asing di panggung hukum Nepal. Ia adalah satu-satunya perempuan yang pernah menjabat Ketua Mahkamah Agung Nepal.

Lahir: 7 Juni 1952 di Biratnagar

Pendidikan: Sarjana Seni (BA) dari Mahendra Morang University pada 1972, lalu melanjutkan S2 Ilmu Politik di Banaras Hindu University, Varanasi, India (1975).

Karki menjabat sebagai Pelaksana Tugas Ketua Mahkamah Agung sejak 13 April hingga 10 Juli 2016, kemudian dilantik sebagai Ketua Mahkamah Agung dari 11 Juli 2016 hingga 7 Juni 2017.

Selama masa kepemimpinannya, ia menangani berbagai perkara penting, termasuk kasus keadilan transisional dan sengketa pemilu, yang memperkuat peran pengadilan sebagai penjaga demokrasi di Nepal.

Namun, kiprahnya tidak lepas dari kontroversi. Pada 2017, ia sempat menghadapi mosi pemakzulan yang diajukan Partai Maois Centre dan Nepali Congress.

Tekanan publik yang besar serta keputusan sementara Mahkamah Agung membuat mosi itu akhirnya ditarik kembali.

Dalam kehidupan pribadi, Karki menikah dengan Durga Prasad Subedi, mantan pemimpin sayap pemuda Partai Nepali Congress, yang dikenalnya saat menempuh studi di Banaras.

Situasi Terkini Nepal

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved