Berita Viral
Akun Instagram Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Hilang usai sang Anak Sebut Sri Mulyani Agen CIA
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah akun instagramnya mendadak hilang dari pencarian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menteri-Keuangan-Purbaya-Yudhi-Sadewa-tengah.jpg)
Purbaya mengaku kaget dengan perhatian publik yang kini mengarah kepada keluarganya setelah ia menjabat sebagai menteri.
"Kita juga gak biasa kan, jadi hanya santai-santai nggak ada yang liatin. Rupanya tiba-tiba dilihat semua setiap gerakan. Baru tahu saya," ungkapnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Wali Kota Gorontalo Tarik 17 Mobil Dinas yang Dipakai Pejabat Eselon III
Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom dan insinyur yang lahir di Bogor pada 7 Juli 1964.
Ia dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani.
Sebelum menjabat Menkeu, Purbaya merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020.
Ia merupakan lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta meraih gelar Master dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dilantik oleh Presiden Prabowo, Tuai Kontroversi Lewat Pernyataan Publik
Purbaya Yudhi Sadewa resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) setelah dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/9/2025). Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Namun, tak lama setelah pelantikannya, pernyataan Purbaya mengenai tuntutan '17+8 Tuntutan Rakyat' menjadi viral dan memicu kontroversi.
Purbaya menilai bahwa tuntutan '17+8' yang beredar di media sosial hanya berasal dari "sebagian kecil" masyarakat.
Ia berpendapat aspirasi tersebut muncul karena "sebagian ngerasa keganggu hidupnya, masih kurang" dan akan mereda jika pemerintah berhasil menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Pernyataan ini menuai kritik dari publik yang menilainya meremehkan tuntutan tersebut, yang mencakup isu-isu penting seperti kekerasan aparat hingga tunjangan DPR.
Sehari setelahnya, pada Selasa (9/9/2025), Purbaya meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya. Ia menegaskan bahwa maksudnya adalah menyoroti kondisi masyarakat yang kesulitan akibat tekanan ekonomi, bukan meremehkan jumlah orang yang terlibat. Ia menjelaskan,
"Maksudnya begini, ketika ekonomi agak tertekan, kebanyakan masyarakat yang merasa susah, bukan sebagian kecil ya."
Purbaya menambahkan bahwa kunci untuk meredakan gejolak ini adalah percepatan pemulihan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja.
"Jadi itu maksudnya saya kemarin. Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf,” ujarnya.
(tribungorontalo.com/tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TIBA-TIBA Akun Instagram Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Ikut Lenyap