Berita Viral
Akun Instagram Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Hilang usai sang Anak Sebut Sri Mulyani Agen CIA
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah akun instagramnya mendadak hilang dari pencarian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menteri-Keuangan-Purbaya-Yudhi-Sadewa-tengah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi sorotan publik setelah akun instagramnya mendadak hilang dari pencarian.
Jika ditelusuri, nama pengguna @purbayayudhi tidak ditemukan.
Penelusuran menunjukkan bahwa laman akun tersebut menampilkan tulisan "akun atas nama itu sudah tidak tersedia."
Meski begitu, ditemukan akun lain dengan nama pengguna @pyudhisadewa._ yang juga diduga milik Purbaya.
Akun ini memiliki 1.524 pengikut dan hanya memuat dua postingan foto, dengan kolom komentar yang dibatasi.
Belum ada konfirmasi resmi apakah akun ini benar milik Purbaya Yudhi Sadewa.
Adapun hilangnya akun Instagram Purbaya ini terjadi setelah kontroversi yang melibatkan putranya, Yudo Sadewa.
Yudo Sadewa mengunggah kalimat yang dianggap kontroversial di media sosial, yang diduga ditujukan kepada Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani.
Dalam tangkapan layar yang viral, Yudo menulis, "Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar menjadi menteri."
Unggahan ini menyebar luas di berbagai platform, termasuk Instagram dan X (sebelumnya Twitter), hingga akhirnya akun Yudo Sadewa juga menghilang.
Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa ia yang meminta putranya untuk menghapus akun media sosialnya. Menurut Purbaya, sang anak masih belum mengerti sepenuhnya tentang apa yang ia tulis.
"Dia nggak ngerti, masih kecil," kata Purbaya seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Tribunnews.com, Jumat (12/9/2025).
Klarifikasi dan Teguran dari Menkeu
Setelah unggahan kontroversial tersebut viral, Yudo Sadewa sempat membuat video klarifikasi di akun TikTok-nya.
Ia mengatakan bahwa sebutan "Agen CIA" untuk Sri Mulyani hanyalah lelucon untuk teman-temannya. "Itu hanya jokes yang diberikan kepada teman-teman aku," ujarnya sambil tertawa.
Namun, video klarifikasi itu juga langsung dihapus, dan akun TikTok Yudo kini dikunci.
Purbaya menyatakan bahwa ia telah menegur anaknya dan meminta semua unggahan yang bermasalah untuk dihapus.
Purbaya mengaku kaget dengan perhatian publik yang kini mengarah kepada keluarganya setelah ia menjabat sebagai menteri.
"Kita juga gak biasa kan, jadi hanya santai-santai nggak ada yang liatin. Rupanya tiba-tiba dilihat semua setiap gerakan. Baru tahu saya," ungkapnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Wali Kota Gorontalo Tarik 17 Mobil Dinas yang Dipakai Pejabat Eselon III
Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa adalah seorang ekonom dan insinyur yang lahir di Bogor pada 7 Juli 1964.
Ia dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani.
Sebelum menjabat Menkeu, Purbaya merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020.
Ia merupakan lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta meraih gelar Master dan Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dilantik oleh Presiden Prabowo, Tuai Kontroversi Lewat Pernyataan Publik
Purbaya Yudhi Sadewa resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) setelah dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/9/2025). Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Namun, tak lama setelah pelantikannya, pernyataan Purbaya mengenai tuntutan '17+8 Tuntutan Rakyat' menjadi viral dan memicu kontroversi.
Purbaya menilai bahwa tuntutan '17+8' yang beredar di media sosial hanya berasal dari "sebagian kecil" masyarakat.
Ia berpendapat aspirasi tersebut muncul karena "sebagian ngerasa keganggu hidupnya, masih kurang" dan akan mereda jika pemerintah berhasil menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Pernyataan ini menuai kritik dari publik yang menilainya meremehkan tuntutan tersebut, yang mencakup isu-isu penting seperti kekerasan aparat hingga tunjangan DPR.
Sehari setelahnya, pada Selasa (9/9/2025), Purbaya meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataannya. Ia menegaskan bahwa maksudnya adalah menyoroti kondisi masyarakat yang kesulitan akibat tekanan ekonomi, bukan meremehkan jumlah orang yang terlibat. Ia menjelaskan,
"Maksudnya begini, ketika ekonomi agak tertekan, kebanyakan masyarakat yang merasa susah, bukan sebagian kecil ya."
Purbaya menambahkan bahwa kunci untuk meredakan gejolak ini adalah percepatan pemulihan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja.
"Jadi itu maksudnya saya kemarin. Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf,” ujarnya.
(tribungorontalo.com/tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul TIBA-TIBA Akun Instagram Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Ikut Lenyap
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.