Reshuffle Kabinet
Eks Wakapolri Dukung Pencopotan Dito Ariotedjo: Permenpora 14/2024 Rugikan Dunia Olahraga
Salah satunya datang dari mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Drs. Oegroseno, S.H., yang secara terbuka menyatakan apresiasinya atas langkah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Drs-Oegroseno-dan-Dito-Ariotedjo.jpg)
Indonesia sukses merebut emas sepak bola di SEA Games 2023, serta mencatat sejarah baru pada Olimpiade Paris 2024 dengan meraih dua medali emas dari cabang berbeda dan satu medali perunggu.
Prestasi ini menjadi catatan penting di masa kepemimpinannya.
Baca juga: Hadir dengan Layar 120Hz dan Kamera Depan 24MP, Begini Harga HP iPhone 17 Series Jelang Rilis
Meski kariernya terbilang cemerlang, perjalanan Dito tidak lepas dari kontroversi. Pada 2023, namanya terseret dalam kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Kominfo senilai Rp8 triliun.
Ia dipanggil Kejaksaan Agung sebagai saksi setelah salah satu terdakwa menyebut adanya aliran dana sebesar Rp27 miliar yang dikaitkan dengan namanya.
Dito menegaskan kesiapannya memenuhi panggilan hukum kapan pun diperlukan dan hingga kini statusnya hanya sebagai saksi.
Selain kasus tersebut, publik juga menyoroti latar belakang keluarganya yang dekat dengan dunia bisnis dan politik.
Sebagian kalangan menganggap posisinya sebagai Menpora tidak terlepas dari faktor koneksi politik, meski di sisi lain ia terbukti membawa sejumlah capaian olahraga nasional.
Kini, Dito Ariotedjo tetap bertahan di jabatan Menpora di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk periode 2024–2029.
Jejaknya sebagai menteri termuda, tokoh muda Golkar, sekaligus pebisnis olahraga membuatnya kerap disebut sebagai representasi generasi milenial di lingkaran elit politik.
Namun, sorotan publik dan catatan kontroversi yang melekat masih akan menjadi bagian dari perjalanan panjang kariernya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com