Berita Nasional
Kabar Baik! Tunjangan Guru Non-PNS Jadi Rp2 Juta, Sertifikasi Melejit 700 Persen
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kabar penting bagi para tenaga pendidik non-PNS di bawah naungan Kementerian Agama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menteri-Agama-RI-Nasaruddin-Umar-tengah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan kabar penting bagi para tenaga pendidik non-PNS di bawah naungan Kementerian Agama.
Hal itu ia sampaikan dalam momentum doa bersama yang diikuti lebih dari 7.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) secara daring.
Rupanya dalam kesempatan itu Menag menyampaikan jika tunjangan profesi mereka resmi dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.
“Kami tambah kesejahteraan guru (Non PNS), tadinya hanya Rp 1,5 juta, sekarang menjadi Rp 2 juta per bulan,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya, Jumat (5/9/2025).
Baca juga: Realtime Gempa Bumi Sore Ini Jumat 5 Sep 2025: Terjadi di Wilayah Banten
Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk pengakuan terhadap peran guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional.
Dalam tausiah tersebut, Nasaruddin menegaskan bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pelayan umat dan pelayan bangsa.
“Saya seorang guru. Bapak saya seorang guru. Saya sering mengatakan guru itu luar biasa. Guru-guru kita banyak,” tuturnya.
Sertifikasi Guru Meningkat Tajam
Selain tunjangan, Kementerian Agama juga mencatat lonjakan signifikan dalam program sertifikasi pendidikan profesi guru.
Menurut Nasaruddin, peningkatan mencapai 700 persen dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Waspada Uang Palsu Beredar hingga Ratusan Warga Antre Kue Walima
“Di Kementerian Agama kami meningkatkan 700 persen sertifikasi (pendidikan profesi) guru yang selama ini susah,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa profesi ASN, baik guru maupun pegawai kementerian, harus dijalani dengan penuh pengabdian. Dalam pandangannya, menjadi pelayan bangsa adalah kehormatan tertinggi.
“Semuanya kita harus anggap profesi bagi wali negeri atau ASN itu adalah profesi yang sangat penting. Pelayan umat, pelayan warga bangsa. Itu suatu yang paling tinggi,” tegasnya.
Prioritas Pemerintah: Guru sebagai Pilar Bangsa
Nasaruddin menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru merupakan prioritas utama pemerintah.
Ia mengakui bahwa pengangkatan guru baru masih terbatas, namun langkah afirmatif seperti peningkatan sertifikasi dan tunjangan menjadi bukti komitmen negara terhadap tenaga pendidik.
“Nah, jadi inilah prioritas saya. Sedikit sekali, bahkan kadang tidak ada pengangkatan. Kemarin kami tambahkan sertifikasi (pendidikan profesi) guru itu 700 persen,” kata dia. (*)
| Pengumuman THR dan BHR Ojol 2026 Ditunda, Pemerintah Jadwalkan Ulang Besok |
|
|---|
| Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bertepatan 13 Ramadan, Ini Jadwal Lengkapnya |
|
|---|
| Masuk UIN Tanpa Tes? SPAN-PTKIN 2026 Resmi Diperpanjang, Ini Cara Daftarnya |
|
|---|
| Profil dan Jejak Karier Try Sutrisno, Wapres RI yang Kini Berpulang |
|
|---|
| Petasan Meledak Jelang Magrib: Rumah Rusak 90 Persen, 1 Orang Tewas dan 2 Alami Luka-Luka |
|
|---|