Sabtu, 21 Maret 2026

Update Demo

DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Rp50 Juta per Bulan, Delapan Fraksi Sepakat Moratorium Kunker

Sedkitnya ada delapan fraksi yang menyetujuan tunjangan perumahan Rp50 juta anggota DPR RI diberhentikan.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Rp50 Juta per Bulan, Delapan Fraksi Sepakat Moratorium Kunker
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
FOTO FILE: Suasana saat Rapat Paripurna DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2024). Sedkitnya ada delapan fraksi yang menyetujuan tunjangan perumahan Rp50 juta anggota DPR RI diberhentikan. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sedkitnya ada delapan fraksi yang menyetujuan tunjangan perumahan Rp50 juta anggota DPR RI diberhentikan.

Hal itu sesuai dengan apa yang diinginkan publik.

Sebab publik menilai, masyarakat saja susah untuk mendapatkan rumah tapi anggota DPR RI malah punya anggaran tersendiri.

Padahal anggaran dari gaji hingga tunjangan DPR RI adalah uang pajak dari rakyat.

Dilansir dari Kompas.com, Kesepakatan tersebut diambil usai Ketua DPR Puan Maharani memimpin rapat bersama delapan pimpinan fraksi di parlemen. 

"Semua Ketua Fraksi sepakat menghentikan tunjangan perumahan bagi anggota, dan melakukan moratorium kunjungan kerja bagi anggota dan komisi-komisi DPR," ujar Puan dalam siaran persnya, Kamis (4/9/2025). 

Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Kronologi Suami Tikam Istri hingga SDN 54 Bakal Dibangun Jadi SMA 8

Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Besok 5 September 2025: Cinta, Karier, Keuangan

Baca juga: Samsung A07 dan A17 5G Hadir di Pasar Indonesia, Simak Harga HP dan Fitur Unggulannya

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR Saan Mustofa, dan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. 

Selain menghapus tunjangan perumahan DPR, Puan mengatakan bahwa rapat tersebut juga membahas tuntutan masyarakat terhadap lembaga yang dipimpinnya. 

Puan memastikan bahwa DPR bakal berupaya melakukan reformasi kelembagaan agar bisa sesuai harapan masyarakat luas. 

"Saya sendiri yang akan memimpin reformasi DPR," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu. 

"Prinsipnya kami DPR akan terus berbenah dan memperbaiki diri. Apa yang menjadi aspirasi masyarakat pasti akan kami jadikan masukan yang membangun," sambungnya. 

Tunjangan Perumahan 

Diketahui, tunjangan perumahan sebesar Rp 50 juta per bulan menjadi salah satu pemantik demonstrasi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 Tembus Rp2 Juta per Gram di Pegadaian Hari Ini 4 September 2025

Baca juga: Bahtera Rumah Tangga Eza Gionino Selama 7 Tahun Akhirnya Retak, Istri Tuntut Cerai dan Hak Asuh Anak

Baca juga: Chatime, Roti O hingga Solaria Bagikan Promo Makanan dan Minuman Spesial di Hari Pelanggan Nasional

Hal tersebut semakin diperparah dengan pernyataan sejumlah anggota DPR yang menilai angka tersebut wajar diterima para legislator. 

Demo di berbagai daerah pun meningkat, berbagai kelompok masyarakat menuntut DPR untuk menghapus tunjangan jumbo tersebut. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved