Update Demo
Keuntungan Pribadi Jadi Motif Penjarahan Rumah Uya Kuya, Dalang Disebut Warga Sekitar
Polisi dalami dalang utama penjarahan rumah Uya Kuya. Belasan pelaku ditangkap, motif utamanya cari keuntungan pribadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-Rumah-Uya-Kuya-xn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus penjarahan rumah presenter sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, memasuki babak baru.
Polisi berhasil mengamankan belasan orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut, namun aparat menduga ada aktor intelektual yang menggerakkan massa hingga penjarahan terjadi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengungkapkan bahwa motif utama para pelaku adalah untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Meski sebagian besar berasal dari warga sekitar kediaman Uya Kuya, polisi meyakini ada provokator utama yang berperan penting dalam mengarahkan massa.
Hingga kini, penyidik masih mendalami data dan identitas pihak yang diduga menjadi dalang utama peristiwa itu.
Aparat memastikan proses hukum tetap berjalan dan berkomitmen menuntaskan kasus penjarahan yang membuat Uya Kuya dan keluarganya mengalami kerugian besar.
Baca juga: Promo Alfamart & Indomaret 3 September 2025: Diskon Minyak Goreng hingga Belanja Hemat Produk Harian
Dilansir dari BanjarmasinPost.com, sebelumnya, Uya Kuya mengunggah video klarifikasi di akun Instagram-nya pada Kamis (28/8/2025).
Dia menegaskan, tindakannya murni sebagai bentuk apresiasi terhadap pertunjukan musik, bukan untuk menyindir pihak mana pun.
Dalam video itu, Uya menjelaskan, aksi joget tersebut terjadi setelah acara resmi pidato tahunan Presiden Prabowo Subianto selesai dan ditutup.
Menurutnya, saat itu ada hiburan musik dari mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) yang membawakan lagu "Gemu Fa Mi Re".
Ia membantah bahwa aksinya memiliki agenda tersembunyi atau niat untuk menyindir pihak mana pun.
Uya menyayangkan berita tersebut kemudian "digoreng" dan dihubungkan dengan isu lain yang tidak relevan.
"Udah, enggak ada maksud untuk ngeledek atau agenda-agenda lain, tidak ada sama sekali," ucapnya.
Uya pun menyampaikan permohonan maaf secara pribadi jika aksinya dianggap menyinggung perasaan masyarakat.
Baca juga: Harga Beras di Indonesia Makin Mahal hingga Tembus Rp18 Ribu per Kg, Ada 21 Wilayah Masih Zona Merah
Sayangnya, setelah video permintaan maafnya itu, rumah Uya Kuya justru malah mengalami penjarahan oleh sejumlah orang pada Sabtu (30/8/2025).