Demo DPR RI
Setelah Affan Tewas di Tengah Demo, Puan Maharani Akhirnya Minta Maaf dan Janji Perubahan DPR
Di tengah kekacauan, Affan yang sedang mengantar pesanan makanan di kawasan Rusun Benhil II, Jakarta Pusat, justru menjadi korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Puan-Maharani-Meminta-Maaf-xn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Setelah publik diguncang oleh tragedi memilukan yang menewaskan driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan (21) saat unjuk rasa di Jakarta, Ketua DPR RI Puan Maharani akhirnya angkat bicara.
Dalam pernyataan resminya, Puan menyampaikan permintaan maaf dan janji pembenahan total lembaga DPR demi mengembalikan kepercayaan rakyat.
Tragedi yang terjadi pada Kamis, 28 Agustus 2025, itu bermula saat massa buruh dan mahasiswa menggelar demo besar menuntut pembatalan kenaikan tunjangan DPR dan reformasi lembaga legislatif.
Di tengah kekacauan, Affan yang sedang mengantar pesanan makanan di kawasan Rusun Benhil II, Jakarta Pusat, justru menjadi korban. Ia dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, dan meninggal di tempat.
Driver ojol bernama Affan Kurniawan (21) tersebut menjadi korban dalam aksi demonstrasi "Bubarkan DPR" dan aksi buruh.
Tragedi tewasnya Affan menjadi titik ledak kemarahan publik dalam rangkaian demonstrasi yang dipicu oleh kontroversi tunjangan DPR sebesar Rp50 juta per bulan.
Baca juga: Mahasiswa Aliansi Merah Putih Blokade Simpang 5 Kota Gorontalo, Akses Jalan Lumpuh Total
Baca juga: Ismet Mile, Bupati Bone Bolango Temui Massa Aksi Pinogu, Janji Perbaikan Infrastruktur Masuk RPJMD
Isu tersebut dinilai tidak sebanding dengan kinerja DPR, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang semakin tertekan.
Aksi lanjutan pada 29 Agustus berlangsung di berbagai titik di Jakarta dan sejumlah kota besar, dengan tuntutan keadilan, transparansi, dan reformasi lembaga legislatif.
Atas hal tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara.
Permintaan Maaf
Puan menyampaikan permintaan maaf atas kinerja lembaga legislatif yang dinilai belum sepenuhnya menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Dalam video pernyataan resminya, Puan yang mengenakan kerudung dan baju serba hitam menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan.
“Atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR, kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya almarhum saudara Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban saat terjadinya aksi demonstrasi. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Puan pada Jumat (29/8/2025).
Usut Tuntas Kasus Affan
Ia juga meminta Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas dan transparan peristiwa tersebut, serta menegaskan komitmen DPR dalam mengawal proses penyelidikan hingga selesai.
“Kami meminta kepada Kapolri dan seluruh jajarannya agar mengusut tuntas dan transparan atas kejadian yang terjadi. Dan kami akan mengawal proses penyelidikannya sampai selesai,” tegasnya.
Puan turut menyampaikan keprihatinan atas kekerasan yang dialami para peserta aksi saat menyampaikan aspirasi.