Selasa, 24 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

Aksi Heroik Irwan Husna, Warga Huangobotu Gorontalo Selamatkan Ibu dari Kebakaran Rumah

Suasana sore yang tenang di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, mendadak berubah menjadi mencekam pada Senin (23/3/2026).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Aksi Heroik Irwan Husna, Warga Huangobotu Gorontalo Selamatkan Ibu dari Kebakaran Rumah
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KORBAN KEBAKARAN -- Irwan Husna bersama ibunya, Asma Musa. Irwan menceritakan momen dirinya menyelamatkan sang ibu dari kobaran api. 

Ternyata, di dalam kamar tersebut, sang ibu sedang menunaikan ibadah salat ashar, sehingga tidak menyadari bahwa api sudah mengepung rumah mereka.

Keadaan sang ibu yang sedang khusyuk membuat Irwan harus bertindak cepat agar mereka berdua tidak terjebak lebih lama di dalam kepungan api.

“Orang tua saya di kamar kedua, lagi salat. Pintu kamar tertutup. Saya masuk itu sudah tidak pikir apa-apa lagi,” katanya.

Irwan segera merangkul ibunya dan membimbingnya keluar menembus kabut asap yang semakin menyesakkan dada. Langkah mereka terhuyung-huyung, namun Irwan memastikan tubuh ibunya terlindungi dari puing-puing bangunan yang mulai berjatuhan dari atap.

Baca juga: Korban Kebakaran Rumah di Hungabotu Gorontalo Butuh Bantuan Pakaian

Setelah berhasil membawa ibunya ke halaman rumah yang lebih aman, Irwan tidak lantas merasa lega sepenuhnya. Detak jantungnya kembali berpacu kencang saat ia menyadari bahwa anak bungsunya belum terlihat di antara kerumunan warga.

Ia mencoba menuju ke arah dapur dan bagian belakang rumah, tempat anaknya biasa bermain di sore hari. Namun, kondisi rumah saat itu sudah jauh berbeda dibandingkan beberapa menit sebelumnya saat ia menyelamatkan ibunya.

Api sudah merambat ke seluruh sudut rumah, menciptakan dinding panas yang hampir mustahil untuk ditembus manusia biasa. Asap hitam yang masuk ke paru-parunya mulai membuatnya pusing, dan tenaganya perlahan mulai terkuras habis oleh suhu ekstrem.

"Saya sudah tidak bisa. Panas sekali. Saya terpaksa keluar," ucapnya.

Ia terpaksa mundur dengan tangan hampa, meninggalkan rumah yang kini sudah menyerupai bola api raksasa.

Kepanikan Irwan memuncak hingga ia hampir kehilangan kendali atas dirinya sendiri, terus menanyakan keberadaan anaknya pada setiap warga yang lewat.

Warga dan kerabat yang melihat kondisinya berusaha menenangkan, sambil terus membantu mencari informasi keberadaan sang anak.

Satu jam berikutnya adalah waktu yang paling menyiksa bagi Irwan, di mana ia hanya bisa menyaksikan rumahnya runtuh perlahan sambil membayangkan nasib anaknya. Harapan seolah menipis seiring dengan semakin besarnya api yang melahap satu rumah tetangga di sebelahnya.

KORBAN -- Tampak korban kebakaran rumah di Huangobotu, Gorontalo, terpukul menyaksikan rumah, tempat mereka tinggal, ludes terbakar.
KEBAKARAN RUMAH -- Tampak korban kebakaran rumah di Huangobotu, Gorontalo, terpukul menyaksikan rumah, tempat mereka tinggal, ludes terbakar. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Baca juga: 5 Fakta Kebakaran Rumah di Huangobotu Gorontalo, Korban Nyaris Terobos Api

Namun, di tengah keputusasaan itu, sebuah kabar datang bagaikan keajaiban yang membawa kembali semangat hidupnya. Seseorang berteriak dari arah belakang pemukiman bahwa anak Irwan ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat bersama teman-temannya.

Ternyata, sebelum api membesar di bagian depan, sang anak sudah lebih dulu keluar melalui pintu belakang untuk menyusul kawan-kawannya bermain. Kabar tersebut membuat Irwan terduduk lemas, air mata syukur tak terbendung lagi membasahi wajahnya yang penuh jelaga hitam.

Meski nyawa keluarga berhasil diselamatkan, kenyataan pahit tetap harus dihadapi saat api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved