Kebakaran di Gorontalo
Korban Kebakaran Rumah di Hungabotu Gorontalo Butuh Bantuan Pakaian
Irwan Husna (41), salah satu korban, mengatakan bahwa untuk sementara dirinya bersama keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Irwan-Hunawa-mencari-barang-barang-yang-tersisa-akibat-kebakaran-rumahnya.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua rumah hangus terbakar pada Senin (23/3/2026) sore, membuat keluarga korban kehilangan seluruh harta benda dan harus mengungsi ke rumah kerabat
- Korban membutuhkan bantuan sandang dan pangan, sementara Pemerintah Kota Gorontalo sudah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok serta perlengkapan rumah tangga
- Salah satu korban nyaris menerobos api karena syok, sementara penghuni kos di sekitar lokasi bergegas mengevakuasi barang-barang penting untuk mengantisipasi merembetnya api.
TRIBUNGORONTALO.COM – Pascakebakaran yang menghanguskan dua unit rumah di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Senin sore (23/3/2026), para korban kini membutuhkan uluran tangan.
Irwan Husna (41), salah satu korban, mengatakan bahwa untuk sementara dirinya bersama keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran.
“Kami sekarang tinggal di samping rumah, ikut keluarga. Orang tua juga ikut di situ, karena rumah sudah habis terbakar,” ujar Irwan saat ditemui TribunGorontalo.com, Selasa (24/3/2026).
Irwan yang bekerja di bengkel las ini mengaku, saat kejadian dirinya sedang berada di tempat kerja yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah. Ia baru mengetahui kebakaran setelah melihat gumpalan asap di kawasan rumahnya.
Tidak ada satu pun barang yang berhasil diselamatkan. Kobaran api yang cepat membesar ditambah tiupan angin membuat warga kesulitan mengevakuasi barang-barang.
Irwan mengakui keluarganya sangat membutuhkan bantuan sandang (pakaian).
“Bahkan baju pun tidak sempat (dibawa) keluar. Kursi, apa saja, tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Baca juga: Kesempatan Emas! Pertamina dan BRI Buka Lowongan Kerja di Gorontalo, Cek Persyaratannya
Pemerintah Kota Mulai Salurkan Bantuan
Tak lama setelah wawancara dengan korban sekitar pukul 13.00 Wita, Pemerintah Kota Gorontalo yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Ismail Madjid datang memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi kebakaran menunjukkan kondisi rumah yang terdampak hangus dan menyisakan puing-puing. Dinding bangunan masih berdiri, namun bagian atap sudah ambruk dan rangka kayu tampak menghitam akibat terbakar.
Suasana di lokasi tampak sepi, menyisakan bekas kebakaran yang memperlihatkan betapa cepatnya api melalap bangunan di kawasan permukiman tersebut.
Baca juga: 5 Fakta Kebakaran Rumah di Huangobotu Gorontalo, Korban Nyaris Terobos Api
Penghuni Rumah Nekat Terobos Api
Salah satu korban, Asma Musa, nekat ingin menerobos masuk ke dalam rumah yang masih terbakar.
Asma tampak kehilangan kendali atas emosinya. Ia berusaha mendekat bahkan hampir menerobos masuk ke dalam rumahnya yang terbakar.
Aksi tersebut diduga dilakukan karena rasa syok yang luar biasa melihat tempat tinggalnya hangus dalam sekejap. Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi bertindak sigap dengan menahan tubuh Asma agar tidak melakukan tindakan berbahaya.
Petugas pemadam kebakaran yang sedang berjibaku juga sempat teralihkan perhatiannya karena aksi nekat korban tersebut.