Kultum Milenial
Kultum Milenial : Ramadan dengan Segala Kebaikannya
Adalah hak Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memuliakan suatu waktu atas waktu yang lain
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Aldi Ponge
Oleh Syavira Karim, Mahasiswa IAIN Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM -- Adalah hak Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk memuliakan suatu waktu atas waktu yang lain, memuliakan suatu hari atas hari yang lain, dan memuliakan suatu bulan atas bulan yang lain.
Di antara bulan yang dimuliakan tersebut adalah bulan Ramadan.
Ketika Allah memuliakan sesuatu, tentu di dalamnya terdapat keistimewaan dan keutamaan yang tidak dimiliki oleh waktu-waktu lainnya.
Maka dengan memahami hal ini, saat ini kita diharapkan mampu memanfaatkan bulan Ramadan untuk meraih berbagai kebaikan yang telah Allah sediakan.
Saat ini kita berada di bulan Ramadan, bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan.
Di bulan ini, Allah membuka pintu-pintu surga, menutup pintu-pintu neraka, dan membelenggu setan-setan. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam: “Apabila datang bulan Ramadan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa di bulan Ramadan, pintu-pintu kebaikan terbuka lebar. Setiap orang memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya.
Namun demikian, jika saat ini kita masih melihat adanya perbuatan maksiat, maka hal itu bisa jadi berasal dari hawa nafsu manusia itu sendiri.
Karena hawa nafsu, jika tidak dikendalikan dengan keimanan dan hati yang bersih, akan cenderung mendorong manusia kepada keburukan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surah Asy-Syams ayat 8–10: “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu jalan kefasikan dan ketakwaannya. Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.”
Selain sebagai ibadah, puasa di bulan Ramadan juga memiliki banyak manfaat, termasuk dari sisi kesehatan.
Para ahli menjelaskan bahwa puasa dapat membantu tubuh untuk beristirahat, memperbaiki sel-sel yang rusak, serta membersihkan racun dalam tubuh.
Puasa juga berfungsi sebagai detoksifikasi alami, membantu menjaga keseimbangan hormon, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menyehatkan kulit.
Hal ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak hanya membawa kebaikan bagi rohani, tetapi juga bagi jasmani.
| Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Sandi Sahempa: Nuzulul Quran |
|
|---|
| Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Mawar Sumaila: Riset Hidup di Bulan Ramadan |
|
|---|
| Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Ananda Saliko: 10 Malam Terakhir Ramadan, Mengejar Ampunan |
|
|---|
| Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Anang Wahyu: Antara Cinta dan Kemunafikan di Ramadan |
|
|---|
| Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Ali Junandar Sumaga: Keutamaan Malam Lailatul Qadar |
|
|---|