Kamis, 19 Maret 2026

Dapur MBG Ditutup

Buntut Balita Keracunan MBG, 3 Pejabat SPPG Tuladengi Gorontalo Didesak Mundur

Penutupan sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menyisakan dampak

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Buntut Balita Keracunan MBG, 3 Pejabat SPPG Tuladengi Gorontalo Didesak Mundur
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
DAPUR MBG -- Kondisi terkini SPPG Tuladenggi Gorontalo resmi ditutup sementara. Karyawan SPPG meminta Kepala SPPG hingga Ahli Gizi dicopot. 

Keduanya diketahui menerima upah harian sebesar Rp110 ribu dengan jadwal kerja lima hari dalam seminggu. 

Dengan kondisi tersebut, mereka sepenuhnya menggantungkan kebutuhan hidup dari pekerjaan di SPPG, tanpa usaha sampingan.

Khusus Sunarti, sebagai ibu dua anak, penghasilan tersebut juga digunakan untuk membiayai pendidikan anaknya yang sedang kuliah.

Di tengah kondisi tersebut, para relawan berharap operasional SPPG dapat segera dibuka kembali agar mereka bisa kembali bekerja.

“Kami berharap dibuka kembali,” ujar keduanya.

Tak hanya itu, mereka juga menyuarakan harapan adanya perubahan pada jajaran pimpinan di SPPG, yakni kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi.

Menurut mereka, pergantian perlu dilakukan terhadap beberapa posisi penting.

“Diganti dorang (mereka) bertiga,” ungkap mereka, merujuk 

Sunarti menilai, selama ini hubungan antara para petinggi tersebut dengan relawan tidak berjalan harmonis, sehingga turut memengaruhi kondisi kerja di lapangan.

Sebagai informasi, jumlah karyawan (relawan) di SPPG tersebut mencapai 47 orang yang terbagi dalam berbagai tugas operasional.

Baca juga: Sopir Gorontalo Baku Panas di Jalanan Sulut Berujung Tragedi Maut, Teguran Penumpang Diacuhkan

Balita diduga keracunan MBG

Namun, kualitas kue sus yang didistribusikan diduga kuat sudah tidak layak konsumsi dan mengandung bakteri berbahaya.

Reaksi tubuh korban terhadap makanan tersebut digambarkan terjadi secara instan dan sangat ekstrem.

Hanya dalam waktu lima menit setelah menyantap kue sus tersebut, korban mulai menunjukkan gejala keracunan yang hebat.

“Lima menit sesudah makan itu dia muntah-muntah, baru sudah bengkak wajahnya,” ungkap Sunarti dengan nada prihatin saat diwawancarai pada Rabu (18/3/2026).

Kondisi fisik balita yang membengkak secara mendadak menunjukkan adanya reaksi alergi atau infeksi serius akibat toksin dalam makanan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Maret 2026 (29 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:00
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved