Sabtu, 21 Maret 2026

Kecelakaan Maut Minsel

Keluarga Fanny dan Yessi Mustaki di Gorontalo Buka Opsi Jalur Hukum: Supaya Tidak Ada Lagi Korban

Duka mendalam masih menyelimuti kediaman keluarga almarhumah Fanny Anelsia Mustaki dan Yessi Mustaki di Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Keluarga Fanny dan Yessi Mustaki di Gorontalo Buka Opsi Jalur Hukum: Supaya Tidak Ada Lagi Korban
TribunGorontalo.com
KECELAKAAN MAUT -- Kolase foto keluarga Mustaki dan mobil yang mengalami kecelakaan di Minsel. Keluarga Mustaki angkat bicara perihal tragedi yang menimpa Fanny dan Yessi Mustaki. (Sumber: TribunGorontalo.com/Polres Gorontalo Utara) 

Keluarga Mustaki menyatakan akan sangat kooperatif jika pihak kepolisian ingin melakukan penyelidikan mendalam.

Bagi mereka, pengusutan secara hukum bukan semata-mata soal balas dendam, melainkan demi keselamatan publik.

"Kalau memang ingin diusut, kami mendukung. Ini bukan hanya soal keluarga kami, tapi supaya tidak ada lagi korban berikutnya," tambah Reza.

Keluarga berharap kepolisian memberikan efek jera kepada oknum sopir yang kerap mengabaikan keselamatan penumpang.

Mereka ingin ada standar keamanan yang lebih ketat bagi PO yang beroperasi di jalur Trans Sulawesi.

Hingga saat ini, keluarga mengaku belum menerima kunjungan resmi dari pihak manajemen PO setelah proses pemakaman dilakukan.

Baca juga: Fakta Baru Kecelakaan Maut di Minsel, Sopir Gorontalo Kebut-kebutan hingga Tabrak Pohon

Tanggapan Manajemen PO Garuda

KECELAKAAN MAUT -- Kantor PO Garuda. Pihak manajemen memberikan keterangan buntut kecelakaan yang menewaskan kakak beradik di Kota Gorontalo.
KECELAKAAN MAUT -- Kantor PO Garuda. Pihak manajemen memberikan keterangan buntut kecelakaan yang menewaskan kakak beradik di Kota Gorontalo. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Di sisi lain, pihak Manajemen PO Garuda Gorontalo melalui penanggung jawabnya, Geovano Felix, memberikan klarifikasi.

Geovano menyebutkan bahwa sopir yang terlibat, Ismail Zees, adalah pengemudi berpengalaman yang sudah bekerja lama di perusahaan tersebut.

Saat ini, sang sopir juga mengalami luka berat dan baru saja menjalani operasi di RS Kandouw, Manado.

Pihak manajemen mengklaim bahwa armada yang digunakan dalam kondisi laik jalan sebelum diberangkatkan.

Terkait rekam jejak sopir, manajemen mengakui Ismail pernah mengalami kecelakaan sebelumnya, namun diklaim hanya kategori ringan.

Manajemen juga membantah adanya isu keluarga korban yang mengamuk di kantor PO pasca kejadian.

Penyelidikan Pihak Kepolisian

Penyelidikan mendalam terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo Utara terkait kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi, Desa Popalo, Kecamatan Anggrek. 

Berdasarkan data terkini dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian mulai memetakan faktor-faktor utama yang memicu terjadinya tabrakan maut antara mobil pikap dan truk tersebut pada Senin (17/3/2026).

Kasat Lantas Polres Gorontalo Utara, Iptu Roy Pidu, memberikan gambaran spesifik mengenai situasi lingkungan saat kecelakaan terjadi.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved