Kecelakaan Maut Minsel
Keluarga Fanny dan Yessi Mustaki di Gorontalo Buka Opsi Jalur Hukum: Supaya Tidak Ada Lagi Korban
Duka mendalam masih menyelimuti kediaman keluarga almarhumah Fanny Anelsia Mustaki dan Yessi Mustaki di Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-keluarga-Mustaki-dan-mobil.jpg)
Ketegangan mencapai puncaknya saat mobil korban mencoba menyalip dari sisi kanan.
Nahas, kendaraan di depannya diduga tidak memberikan ruang dan justru "menutup jalan" sehingga mobil korban kehilangan kendali.
Detik-Detik Kecelakaan Maut
Dalam kecepatan tinggi dan posisi yang terjepit, sopir mencoba melakukan manuver mendadak.
Upaya menyalip itu gagal total karena dari arah berlawanan muncul pengendara roda dua.
Demi menghindari tabrakan adu banteng dengan motor tersebut, sopir membanting setir ke arah kiri dengan sangat keras.
Mobil kemudian keluar dari badan jalan dan menghantam pohon besar di pinggir jalan dengan kekuatan penuh.
Benturan tersebut membuat kendaraan berputar dan terguling-guling beberapa kali.
Laju mobil baru terhenti sepenuhnya setelah menghantam sebuah bangunan rumah makan di sekitar lokasi.
Akibat kejadian ini, Fanny dan Yessi Mustaki meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah.
Baca juga: Pesan Tak Biasa Fanny Anelsia Mustaki PNS Gorontalo Sebelum Kecelakaan Maut
Sikap Tegas Keluarga
Meskipun Reza menyatakan bahwa keluarga telah mencoba ikhlas menerima kepergian kedua kakaknya sebagai takdir Tuhan, mereka tidak bisa menoleransi perilaku ugal-ugalan sopir.
"Kami ikhlas ini sebagai takdir. Tapi jangan sampai kejadian seperti ini terulang," tegas Reza.
Keluarga menekankan bahwa nyawa manusia tidak boleh digadaikan hanya demi gengsi antar sopir di jalanan.
Terkait langkah hukum, Reza mengaku pihak keluarga sedang fokus menyelesaikan prosesi duka terlebih dahulu.
Namun, opsi untuk membawa kasus ini ke meja hijau tetap terbuka lebar setelah suasana duka mereda.
"Kami belum memikirkan itu sekarang, sampai semua suasana duka selesai baru kita bicara dengan keluarga," ucapnya.