Rabu, 11 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo

Cerita 2 perempuan penjual takjil Ramadan di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge

Menurut Erza, kue tersebut hampir selalu habis lebih cepat dibanding menu lainnya.

“Kalau kue talam ini memang paling best seller. Banyak yang bilang rasanya enak dan recommended. Biasanya ini yang paling cepat habis dibandingkan kue yang lain,” ujar Erza.

Selain kue talam, tersedia pula dodol cokelat dan berbagai jajanan tradisional lainnya. Soal harga, Imelda dan Erza sepakat memasang harga yang terjangkau agar bisa dibeli semua kalangan.

“Harga yang kami pasang itu mulai dari Rp6.000 sampai Rp23.000 untuk yang paling mahal. Kami memang mau buat harganya tetap terjangkau supaya semua orang bisa beli,” kata Erza.

Lapak takjil ini juga menyediakan berbagai minuman segar. 

Pilihannya cukup beragam, tidak hanya satu jenis. Minuman tersebut menjadi pelengkap menu berbuka bagi pembeli.

“Untuk minuman, variannya juga banyak. Ada es mango, di dalamnya ada potongan mangga. Terus ada mojito dengan beberapa rasa, seperti jeruk, leci, dan melon. Selain itu ada juga es cincau, dan itu termasuk yang paling banyak dicari,” ujar Erza.

Lapak takjil Imelda dan Erza mulai buka sejak pukul 14.00 Wita. 

Meski waktu berbuka telah tiba, mereka tetap bertahan melayani pembeli hingga sekitar pukul 18.00 sampai 19.00 Wita.

“Kami buka dari jam dua siang. Biasanya pas sudah waktu buka puasa masih ada pembeli, jadi kami tetap stay di sini. Kalau mau beli di jam enam atau jam tujuh, kami masih melayani,” kata Imelda.

Lapak tersebut buka setiap hari, selain pembelian langsung, mereka juga melayani pemesanan melalui WhatsApp.

“Kalau ada yang mau pesan lewat WA juga bisa. Biasanya nanti diantar pakai ojek online atau dijemput sendiri. Jadi pesan dulu, baru diambil,” ujar Imelda.

Pembukaan lapak takjil ini tidak terlepas dari usaha keluarga mereka. 

Di belakang rumah, keluarga mereka memiliki kafe. Selama Ramadan, kafe tersebut tidak beroperasi di siang hari.

“Karena bulan puasa, kafe kan tidak mungkin buka siang hari. Jadi bunda yang juga owner ngajak kami untuk coba bikin lapak takjil. Dari situ kami mulai jalan,” kata Imelda.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved