Human Interest Story
Cerita Andi Samsudin Geluti Usaha Pisang di Gorontalo, Punya Pelanggan Luar Daerah
Di sebuah lapak sederhana di Jalan Raja Eyato, Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Andi Samsudin
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Andi-Samsudin-43-penjual-pisang.jpg)
Ia menduga hal ini berkaitan erat dengan aktivitas kantin sekolah dan pedagang jajanan di sekitar sekolah yang menjadi pelanggan setianya.
Baca juga: Lowongan Kerja Gorontalo Hari Ini 1 Februari 2026, Lulusan SMA hingga Sarjana Cek Persyaratannya
Merambah Pasar Nasional
Tak hanya melayani pembeli lokal di Kelurahan Molosipat W, Andi ternyata memiliki pelanggan dari luar daerah.
“Khusus pisang Goroho, biasanya saya kirim sampai ke Surabaya dan Jakarta,” tambahnya.
Pengiriman ini berawal dari permintaan seorang teman, yang kemudian berlanjut menjadi pesanan rutin hingga kini.
Menariknya, Andi mengaku hampir tidak pernah merugi akibat buah busuk. Pisang yang ia pasok rata-rata memiliki daya tahan hingga dua minggu, jangka waktu yang cukup untuk memastikan dagangannya habis terjual.
Kini, dari lapak sederhana tersebut, Andi membuktikan dedikasinya sebagai kepala keluarga. Seluruh hasil jerih payahnya ia fokuskan untuk masa depan keempat anaknya.
“Anak saya empat, semuanya ada di setiap jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA,” tuturnya bangga.
Kisah Andi menjadi bukti bahwa usaha kecil, jika ditekuni dengan konsisten dan perhitungan yang tepat, mampu menjadi penopang ekonomi keluarga yang kokoh.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)