Minggu, 8 Maret 2026

Gorontalo Hari Ini

Intip Keseruan Nelayan Berburu Nike di Muara Sungai Bone–Bolango Gorontalo

Sejumlah nelayan memadati perairan sekitar Muara Sunai Bone–Bolango, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Intip Keseruan Nelayan Berburu Nike di Muara Sungai Bone–Bolango Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
IKAN NIKE — Potret nelayan di Kelurahan Talumolo, Kota Gorontalo. Para nelayan berburu ikan nike. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu) 

“Biasanya kalau awal musim, di laut paling banyak, Nike-nya besar-besar. Kalau tinggal sisa, Nike-nya alus-alus,” bebernya.

Ia menambahkan, nelayan yang masih aktif menjaring Nike saat ini umumnya berasal dari Kelurahan Lebobalo dan Kelurahan Leato, Kota Gorontalo. Pada akhir musim seperti sekarang, Nike lebih banyak ditemukan di area muara sungai dibandingkan di laut.

Meski hasil tangkapan tidak lagi sebanyak sebelumnya, aktivitas nelayan tetap menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah warga tampak berkumpul di tepian sungai, menyaksikan nelayan saling bersahutan sambil mengatur jaring dan perahu.

Sebagian warga datang sekadar menonton, menikmati suasana khas musim Nike. Sebagian lainnya sengaja hadir untuk membeli ikan segar langsung dari nelayan, sebelum hasil tangkapan dibawa ke tempat pelelangan. 

Baca juga: Riset UNG Ungkap Ikan Konsumsi di Torosiaje Gorontalo Terkontaminasi Mikroplastik

Periode Kemunculan Nike

NIKE GORONTALO -- Potret Nike yang dijual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Gorontalo. Selama ini Nike dipercaya muncul tanpa induk, jadi misteri turun-temurun orang Gorontalo. Tapi riset terbaru membongkar fakta mengejutkan: ada 13 spesies Nike, lengkap dengan nama ilmiah dan asal-usulnya. Nike bukan hanya milik Gorontalo, tapi di sini populasinya memang melimpah.
NIKE GORONTALO -- Potret Nike yang dijual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Gorontalo. (FOTO: Wawan Akuba, TribunGorontalo.com)

Melansir dari Kompas.com, ikan Nike di Gorontalo biasanya muncul setiap bulan sekali.

Periode kemunculannya singkat, hanya sekitar 9–11 hari, dan paling ramai di awal musim sekitar Maret–April, lalu berulang hingga pertengahan tahun sebelum menurun di akhir musim.

Awal Musim (Maret–April) 

Hasil tangkapan paling banyak dan ukuran Nike lebih besar. 

Harga di pasaran pun tinggi, bisa mencapai Rp700 ribu–Rp800 ribu per ember besar.

Pertengahan Musim (Mei–Juli)

Nike masih muncul, tetapi jumlah dan ukuran mulai menurun. 

Nelayan tetap berburu karena permintaan masyarakat masih tinggi.

Akhir Musim (Juli–Agustus) 

Nike lebih kecil dan jumlahnya berkurang. Banyak nelayan mulai menyimpan perahu dan jaring sebagai tanda musim berakhir. 

Sementara itu, bulan Januari–Februari tidak termasuk dalam musim nike sehingga ikan kecil ini jarang muncul ke permukaan.

Hal ini menjadi penyebab para nelayan begitu antusias menangkap nike karena kelangkaannya.

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved