Arus Mudik Gorontalo
Terminal Dungingi Gorontalo Siaga Antisipasi Lonjakan Penumpang, 346 Kendaraan Sudah Diperiksa
Wasatpel Terminal Dungingi, Ridwan Alipu, mengatakan kesiapan terminal telah dilakukan jauh hari untuk mendukung kelancaran angkutan Natal 2025 d
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-penumpang-di-Terminal-Dungingi-8888888.jpg)
Ringkasan Berita:
- Arus keberangkatan kendaraan umum meningkat dibanding hari normal
- Ramp check dilakukan terhadap 346 unit kendaraan dari 7-21 Desember 2025
- Pengamanan dan pelayanan dilakukan secara terpadu di Terminal Dungingi
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Aktivitas penumpang di Terminal Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo mengalami peningkatan menjelang pergantian tahun.
Beberapa hari terakhir, arus keberangkatan kendaraan umum terlihat meningkat dibanding hari normal, terutama untuk rute antarkota dalam provinsi maupun lintas provinsi.
Wasatpel Terminal Dungingi, Ridwan Alipu, mengatakan kesiapan terminal telah dilakukan jauh hari untuk mendukung kelancaran angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menurutnya, pengawasan diperketat sejak sebelum puncak arus keberangkatan.
“Kesiapan sudah kami lakukan beberapa hari sebelumnya. Fokus kami keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran pelayanan bagi masyarakat,” kata Ridwan saat ditemui di Terminal Dungingi, Selasa (30/12/2025).
Ridwan menjelaskan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Gorontalo memprediksi adanya peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini.
Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, lonjakan penumpang diperkirakan mencapai sekitar 4 persen, sementara peningkatan kendaraan diprediksi hingga 19 persen.
“Puncak arus keberangkatan terjadi pada 20 sampai 24 Desember 2025. Untuk arus balik diperkirakan berlangsung pada 2 sampai 5 Januari 2026,” ujarnya.
Dalam rangka memastikan kelayakan angkutan, BPTD Kelas II Gorontalo telah melakukan ramp check terhadap ratusan kendaraan.
Ridwan menyebut pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebelum masa puncak arus.
“Ramp check kami lakukan terhadap 346 unit kendaraan dari 7 sampai 21 Desember 2025. Hasilnya, seluruh kendaraan dinyatakan layak jalan,” ucapnya.
Selain itu, pihak terminal juga menyiapkan puluhan armada cadangan yang siaga di area terminal dan terminal induk.
Kenderaan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mendadak, terutama pada hari-hari puncak.
Ridwan mengungkapkan, berdasarkan pantauan hingga 24 Desember, arus keberangkatan masih mendominasi dibandingkan kedatangan.
Tujuan favorit penumpang dari Gorontalo masih mengarah ke Sulawesi Utara, khusus Kota Manado.