Arus Mudik Gorontalo
Terminal Dungingi Gorontalo Siaga Antisipasi Lonjakan Penumpang, 346 Kendaraan Sudah Diperiksa
Wasatpel Terminal Dungingi, Ridwan Alipu, mengatakan kesiapan terminal telah dilakukan jauh hari untuk mendukung kelancaran angkutan Natal 2025 d
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-penumpang-di-Terminal-Dungingi-8888888.jpg)
Perwakilan PO Rajawali Indah Ekspres, Supriadi Abukasi, mengatakan lonjakan mulai terasa sejak 20 Desember 2025.
“Mulai tanggal 20-an sudah terlihat peningkatan,” kata Supriadi.
Menurutnya, pada hari normal biasanya hanya satu unit bus yang diberangkatkan dan belum tentu terisi penuh.
Namun menjelang Natal dan Tahun Baru, jumlah armada yang beroperasi meningkat signifikan.
“Sekarang dalam satu hari bisa berangkat dua sampai tiga unit bus, dan semuanya penuh,” ujarnya.
Supriadi menyebutkan, tujuan favorit penumpang dari Gorontalo adalah Manado dan Bitung, terutama untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga.
Ia memastikan tarif tiket juga tidak mengalami kenaikan.
“Tiket tetap normal. Gorontalo–Manado Rp120 ribu, Gorontalo–Bitung Rp100 ribu, dan Gorontalo–Kotamobagu Rp100 ribu,” katanya.
Meski terjadi lonjakan musiman, Supriadi menilai secara umum jumlah penumpang angkutan bus cenderung menurun dibanding beberapa tahun lalu.
Ia menyebut salah satu penyebabnya adalah meningkatnya kepemilikan kendaraan pribadi dan banyaknya alternatif transportasi lain.
“Sekarang banyak yang sudah punya kendaraan sendiri, ada juga alternatif lain seperti travel dan taksi,” ujarnya.
Meski demikian, pihak PO tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal selama masa libur panjang, termasuk menyiapkan armada tambahan jika dibutuhkan dan menyesuaikan jadwal keberangkatan.(*/Jefri)
Tarif Bus Penumpang di Terminal Dungingi: