Selasa, 31 Maret 2026

Tournament Pencak Silat

775 Atlet Ramaikan Open Tournament Pencak Silat Wali Kota Gorontalo Cup 2025, Hadiah Rp100 Juta

Sebanyak 775 atlet dari empat provinsi ambil bagian dalam Open Tournament Pencak Silat Wali Kota Cup 2025

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto 775 Atlet Ramaikan Open Tournament Pencak Silat Wali Kota Gorontalo Cup 2025, Hadiah Rp100 Juta
Tribunnews.com
PENCAK SILAT--Pertandingan pencak silat di kegiatan Open Turnamen Wali Kota Gorontalo di GOR Nani Wartabone, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo Kamis malam (27/11/2025). 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sebanyak 775 atlet dari empat provinsi ikut dalam Open Tournament Pencak Silat Wali Kota Cup 2025 yang digelar di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Open Tournament Pencak Silat Wali Kota Cup digelar di GOR Nani Wartabone, Kota Gorontalo pada 24-29 Nov 2025.

Ketua Panitia, Rochmad Cahyuji Ganny,menjelaskan bahwa turnamen ini dipersiapkan sejak September dan berlangsung pada 24–29 November karena memiliki kedekatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

“Kami memilih bulan November karena ingin membawa suasana perjuangan Hari Pahlawan ke dalam turnamen ini. Semangat itu yang ingin kami tanamkan, terutama kepada para atlet usia dini hingga remaja,” ujarnya kepadaTribunGorontalo.com Kamis (27/11/2025) malam

Ia mengatakan ajang ini mencatat jumlah peserta yang besar, yakni 775 atlet dari 45 kontingen dan 12 perguruan pencak silat. 

Pertandingan kini memasuki hari ketiga dan telah mencapai babak final pada kategori usia dini dan pra remaja.

“Untuk usia dini dan pra remaja sudah masuk babak final, sementara kategori lain masih berlangsung. Tahun ini pesertanya benar-benar padat, jadi setiap sesi harus kami jalankan seefisien mungkin agar semua berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.

Ajang ini mempertandingkan dua kategori besar, yaitu pemasalan usia dini yaitu SD dan pra remaja SMP serta prestasi, remaja SMA dan dewasa/umum. 

Semua atlet membawa nama perguruan dan juga daerah sendiri. 

“Pada kejuaraan kali ini, semua peserta tampil membawa nama perguruan dan daerahnya itu sendiri,” katanya.

Dari komposisi peserta, Maluku Utara menurunkan dua tim, Sulawesi Utara empat tim, dan Sulawesi Tengah dua tim. Selebihnya merupakan tim dari Gorontalo. 

Panitia melakukan pendataan per perguruan dan daerahnya, namun untuk peserta Gorontalo belum diketahui pasti sebab pendaftaran terintegrasi pada kontingen. 

“Gorontalo termasuk tim yang besar tetapi di pertandingan kali ini membawa perguruan masing-masing," ungkap Rochmad.

Ia mengakui bahwa jumlah peserta yang besar membuat panitia bekerja ekstra, terutama terkait pengaturan waktu. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved