Tips Kesehatan
Peneliti Ungkap Bermain Ponsel Tingkatkan Risiko Wasir Sebesar 50 Persen
Para ahli kesehatan sudah berulang kali memperingatkan, kebiasaan ini bukan cuma tidak sehat, tapi juga bisa menimbulkan masalah fisik.
TRIBUNGORONTALO.COM – Siapa sangka, kebiasaan sepele membawa ponsel pintar (smartphone) ke dalam toilet ternyata menyimpan bahaya yang tidak main-main.
Para ahli kesehatan sudah berulang kali memperingatkan, kebiasaan ini bukan cuma tidak sehat, tapi juga bisa menimbulkan masalah fisik.
Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan: orang yang betah berlama-lama di toilet sambil main HP memiliki risiko 50 persen lebih tinggi terkena wasir.
Data ini didapat dari analisis terhadap 125 orang yang ditanya soal kebiasaan mereka di toilet. Hasilnya? Dua per tiga dari mereka mengaku tak bisa lepas dari ponsel saat buang air besar.
Tak hanya itu, para pengguna ponsel ini juga menghabiskan waktu lebih lama di kloset.
Dr. Trisha Pasricha dari Beth Israel Deaconess Medical Centre di Boston, Massachusetts, memimpin penelitian ini bersama timnya.
Mereka mewawancarai 125 orang berusia di atas 45 tahun yang akan menjalani kolonoskopi. Pertanyaan yang diajukan seputar kebiasaan mereka di toilet, kesehatan umum, dan aktivitas fisik.
Dengan membandingkan data dan hasil kolonoskopi, para peneliti menemukan hubungan yang kuat antara penggunaan ponsel dan wasir.
Menurut Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, Hemoroid atau wasir merupakan beban kesehatan utama di negara-negara yang sedang berkembang.
Wasir adalah kondisi patologis yang ditandai dengan pembengkakan dan peradangan pada bantalan pembuluh darah vena yang secara normal ada di dalam saluran anus.
Bantalan pembuluh darah ini, yang tersusun dari jaringan fibromuskular dan elastis, berfungsi penting dalam membantu menjaga kontrol saat buang air besar.
Namun, ketika bantalan ini mengalami peradangan, pembesaran, dan pergeseran dari posisi normalnya, kondisi ini disebut penyakit hemoroid.
Pengguna Smartphone Berisiko Tinggi Terkena Wasir
Dr. Pasricha menjelaskan, dua per tiga responden mengaku menggunakan ponsel di toilet.
Dari kelompok ini, 37 persen menghabiskan waktu lebih dari 5 menit di sana, jauh berbeda dengan hanya 7 persen dari mereka yang tidak menggunakan ponsel.
Ironisnya, mereka tidak sadar kalau ponsel lah yang membuat waktu mereka di toilet jadi molor.
Terkait wasir, temuan mereka sangat jelas. Penggunaan ponsel di toilet terkait erat dengan risiko 46 persen lebih besar terkena wasir.
Alasannya sederhana, semakin lama waktu yang dihabiskan di kloset, semakin besar risikonya.
Penelitian ini memang dilakukan pada orang berusia 45 tahun ke atas.
Namun, Dr. Pasricha yakin, jika penelitian serupa dilakukan pada anak muda atau mahasiswa, hasilnya akan sama, "hampir tidak ada yang tidak membawa ponsel mereka ke toilet."
Untuk membuktikan kaitan ini lebih dalam, tim Dr. Pasricha berencana melakukan studi intervensi di mana para peserta akan diminta untuk tidak menggunakan ponsel mereka di toilet.
Tujuannya, untuk melihat seberapa besar hubungan antara kebiasaan ini dan timbulnya wasir.
Bukan Mengejan, Tapi Waktu Duduk Terlalu Lama
Penelitian ini juga mematahkan mitos umum tentang wasir. Selama ini, banyak yang percaya bahwa wasir disebabkan oleh kebiasaan mengejan.
Namun, menurut penelitian ini, bukti untuk mitos tersebut sangat terbatas.
Tim Dr. Pasricha menyimpulkan, duduk terlalu lama di dudukan kloset adalah faktor risiko terbesar. Jadi, lain kali Anda ingin membawa ponsel ke toilet, pikirkan lagi risikonya!
(Sumber: wionews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-memegang-ponsel.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.