Mudik Lebaran 2026
Fajar Sadboy Pulang Kampung ke Suwawa Gorontalo, Pilih Motoran Sendiri dari Bandara
Fajar Labatjo alias Fajar Sadboy pulang kampung (mudik) ke Gorontalo. Saat keluar dari gerbang kedatangan (arrival gate) pukul 07.58 Wita
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-remaja-perempuan-berswafoto-dengan-Fajar-Labatjo.jpg)
Selain Fajar Sadboy, Fadel Muhammad juga baru saja tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo menaiki pesawat yang sama.
Gubernur definitif pertama Gorontalo itu bersalaman dengan beberapa warga yang berdiri di area penjemputan.
"Pak Fadel, selamat datang di Gorontalo," sapa warga.
Aktivitas di Bandara Djalaluddin, Dunggala, Tibawa, Gorontalo tampak ramai sejak pagi tadi.
Mereka menanti keluarga dan kerabat masing-masing yang menumpangi pesawat Batik Air.
Batik Air merupakan maskapai penerbangan swasta Indonesia yang beroperasi sejak 2013.
Pesawat yang berada di bawah naungan Lion Air Group ini lepas landas (take off) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta sekira pukul 03.55 WIB dan mendarat di Gorontalo pukul 08.00 Wita.
Batik Air mendarat (landing) di Bandara Djalaluddin Gorontalo sekira pukul 08.00 Wita.
Ekspresi bahagia terukir jelas di wajah penumpang pesawat setelah akhirnya bertemu keluarga mereka.
Baca juga: Jadwal dan Tarif Kapal Feri Gorontalo KMP Tuna Tomini per Maret 2026
Salah satunya, Syarip Lambaga, penumpang Batik Air yang berniat menghadiri wisuda anaknya di Kota Gorontalo.
"Saya rencananya balik (ke Jakarta) hari Senin," bebernya.
Selain penumpang, para penjemput juga tak kalah sibuk.
Ada yang fokus mengoperasikan gawai (handphone), ada pula yang asyik bercengkerama satu sama lain sembari melirik ke arah gerbang kedatangan.
Ismet Dunggio, warga Kelurahan Heledulaa Utara, Kota Gorontalo pun tak sabar bertemu anaknya.
"Saya lagi menunggu anak, dia sekolah di Jakarta," beber Ismet.
Hari raya Idulfitri jadi momen kebersamaan Ismet bersama anak-anaknya yang kini menjalani kehidupan di tanah rantau.
Adapun euforia mudik mulai terasa di Bandara Djalaluddin Gorontalo. Namun, puncak mudik tahun ini diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026. (*)